Longki Hadiri Hari Raya Suluvi di Kampal

FOTO A

PARIMO, PE – Gubernur Sulawesi Tengah meminta kepada masyarakat Kabupaten Parigi Moutong untuk selalu menjaga kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi tanpa melihat perbedaan. Hal itu diungkapkan oleh Longki dalam sambutannya saat menghadiri Hari Raya Suluvi di Kelurahan Kampal Kecamatan Parigi, baru baru ini.
Kegiatan yang mengambil tema Lestarikan budaya sebagai momentum silaturahmi antar suku, agama ras dan golongan.

Menurutnya perayaan lebaran Suluvi dilaksanakan tidak lain bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhua islamia. Sebab, tentu disadari dengan keberagaman kesibukkan membuat waktu bersilaturahmi sangat jarang dilakukan. Sehingga, dengan kegiatan yang dilaksanakan seperti ini, menjadi sangat tepat untuk saling memberi dan meminta maaf.

“Saya sangat mengapresiasi perayaan lebaran Suluvi yang dilakukan oleh forum komunikasi pemuda Kampal yang sudah dilakukan ketiga kalinya,”ujarnya.
Longki mengatakan, kata Suluvi berasal dari bahasa Kaili yang berarti nasi bambu. Dalam berbagai unsur kebudayaan dan kearifan lokal yang ada di Indonesia, selalu identik dengan simbolisasi kesejahteraan dan kemakmuran.

Apabila dikaitkan dengan tujuan kegiatan tersebut kata dia, kurang lebih dapat diterjemahkannya, bahwa perayaan lebaran Suluvi sebagai media untuk mempersatukan dan mempererat jalinan silaturahmi antar warga Kampal dan masyarakat lainnya.

“Hal itu dilakukan jelas untuk bersama-sama berjuang mewujudkan kesatuan yang adil, merata dan berkesinambungan,” kata Longki di hadapan ribuan masyarakat.
Selain itu Longki juga menuturkan, dengan simbol kearifan lokal yang mengakar dan hidup dibumi Sulteng, khususnya di Kabupaten Parimo. Diharapkan, dapat terus dijaga dan dipertahankan, agar tidak punah. Sebab, meskipun zaman telah maju dan modern, jangan membuat diri menjadi sombong serta melupakan leluhur dan nenek moyang.

Kemudian dengan semangat solidaritas dan persaudaraan, tali silaturahmi ini diharapkan menjadi modal penting yang kontributif dalam menyambut ivent maritim Sail Tomini di Kabupaten Parimo. Serta, dalam menghadapi gelaran pesta demokrasi serentak pada 9 Desember mendatang.

“Selaku gubernur Sulteng, saya minta kepada masyarakat Kabupaten Parimo, adalah menjadi tanggung jawab bersama untuk mensukseskan Sail Tomini. Kita harus buktikan masyarakat Parimo dan Sulteng mampu melaksanakan ivent sebesar itu,”tandasnya.

Dalam hari Hari Raya Suluvi itu, selain sahabat teras kantor bupati Parimo, juga nampak hadir adalah Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulteng, Zalzumida A. Djanggola yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Parimo, Ny. Hj. Noor Wachida Prihartini S. Tombolotutu, beserta pejabat teras Pemprov Sulteng.(Ady)