Kabut Asap Batalkan Penerbangan di Bandara Kasiguncu

00-KAKI

MENUNGGU – Para penumpang tampak sabar menunggu kepastian berangkat.

POSO, PE – Puluhan penumpang pesawat Wings Air (Lion) tujuan Makassar terpaksa bertahan di Bandara Udara Kasiguncu, Kabupaten Poso. Mereka menunggu  kepastian pemberangkatan pesawat akibat asap yang menutupi landasan pacu. Penundaan pemberangkatan oleh pihak Wing Air tersebut diakibatkan tebalnya kabut asap yang berasal dari akibat kebakaran hutan Poso, juga disinyalir sebagian asap kiriman dari Kalimantan. Akibatnya jarak pandang  dalam dua hari terakhir hanya sebatas  500 hingga 1000 meter. ‘’Dugaan sementara,selain asap kiriman kebakaran hutan dari Kalimantan,memang juga terdapat banyak titik api kebakaran hutan di Poso yang hingga kini masih mengeluarkan asap,’’ungkap Kepala Bidang  pengawasan  lintasan udara bandara udara Kasiguncu, Rori Abdullah, yang ditemui diruanganya, Kamis 22 Oktober.

Rori Abdullah mengaku, kabut asap yang terjadi di Poso sudah berlangsung selama seminggu dan sangat berbahaya untuk penerbangan.Menurutnya,berdasarkan data yang dihimpun dan diterima  dari Badan Meteorologi dan Klimatologi hingga Kamis 22 Oktober,cuaca udara akibat kabut asap  di Poso,belum layak jarak pandang hanya mencapai kisaran limaratus meter Tebalnya kabut asap yang terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,termasuk Poso diduga kuat akibat masih banyaknya titik api dari kebakaran hutan yang belum sempat dipadamkan .Selain kabut asap local,asap kiriman dari Kalimantan juga diduga kuat berpengaruh hingga ke Sulawesi,hal tersebut terlihat dari peta BMKG yang diterima oleh pihak bandara udara Kasiguncu Poso.

Dari pantauan dilapangan,aktivitas bandara udara Kasiguncu Poso dalam dua hari terakhir sejak Rabu 21 hingga Kamis 22 Otober 2015 lumpuh akibat tebalnya kabut asap yang menyelimuti areal pegunungan diwilayah Kabupaten Poso. Puluhan penumpang yang datang dari berbagai Kabupaten  yang berdekatan dengan  Poso ,seperti Touna dan Morowali  yang sudah terlanjur membeli tiket pesawat terpaksa harus bertahan diareal bandara sambil menunggu kedatangan pesawat.

Bandara udara Kasiguncu yang selama ini melayani penerbangan satu kali dalam sehari tersebut dengan manggunakan pesawat jenis Wings Air,hingga hari ini sama sekali tidak beroperasi akibat kabut asap.Selain rute penerbangan Poso menuju Makassar,rute penerbangan Makassar menuju Poso juga ikut terhenti dalam dua hari terakhir akibat kabut asap yang belum sepenuhnya teratasi.

Salah seorang penumpang tujuan Makassar,Amran (50) warga Kabupaten Touna mengaku dirinya bersama keluarganya dan puluhan  penumpang lainnya terpaksa harus rela bertahan menunggu kepastian kedatangan pesawat yang tidak jelas.Menurutnya dalam dua hari terkhir puluhan penumpang yang batal berangkat terpaksa pulang atau mengembalikan tiket pesawat yang sudah terlanjur dibeli untuk selanjutnya diganti dengan tiket pemberangkatan Palu menuju Makassar sesuai dengan kesepakatan pihak Lion Air.‘’hari ini adalah penundaan yang ke dua,kemarin juga kita dicancel akibat kabut,kita hanya pasrah menunggu,soalnya ini faktor alam,tidak bisa kiita salahkan pihak penerbangan,yang jelas kalau tidak sabar kita harus ke Palu,’’tutur Amran.

Menanggapi kejadian tersebut,kepala cabang Wing Air cabang Poso,Supriady yang dikonfirmasi  mengatakan puluhan penumpang yang batal berangkat tersebut diakibatkan oleh tebalnya  kabut asap . Menurutnya pesawat yang selama ini melayani penerbangan dibandara Kasiguncu ,tidak berani melakukan penerbangan dari Makassar menuju poso mengingat kondisi cuaca kabut yang tidak menentu dan semakin tebal.‘’kita hanya menunggu,untuk sementara memang sama sekali kabut asap cukup berbahaya ,data darii BMKG hari ini ketebalan asap masih kisaran 1000 meter jarak pandang dan itu artinya berbahaya dibandingkan kondisi normal sekitar 5000 meter,’’jelas Adi. (mg-03)