Tampil Modern dengan Gaya “Vintage” atau “Retro”

GAYA

Gaya vintage mengadaptasi fashion era tahun 1920-an hingga 1960-an.

GAYA vintage atau retro, mana yang Anda pilih? Keduanya sama-sama memiliki karakter old fashioned. Namun, seiring berkembangnya zaman keduanya tetap populer di dunia fashion hingga kini.

Vintage dan retro cukup dikenal oleh kalangan masyarakat urban saat ini. Tapi, masyarakat awam sulit membedakan keduanya yang sama-sama bergaya ‘jadul’.
Namun, bila diperhatikan secara detail ada perbedaan yang cukup mendasar antara kedua jenis tren fashion tersebut. Vintage merupakan fashion yang diadaptasi pada era 20-an sampai 60-an, sedangkan retro mengadaptasi gaya pada tahun 70-an hingga 90-an.

Berikut perbedaan gaya berbusana dari kedua tren fashion tempo dulu.

Bergaya vintage
Gaya fashion era tahun 20-an sampai 60-an ini cukup erat dengan tren berbusana yang lebih feminim. Penggunaan warnanya pun lebih soft.Selain itu, desain yang digunakan pada gaya tempo dulu ini tak lepas dari motif bunga, polkadot, garis-garis dan polos. Tak hanya itu, tambahan kerah bulat dengan pita termasuk ciri gaya berbusana tempo 60-an ini.Jenis rok A-Line atau flared skirt dibawah lutut hingga celana pendek di atas pinggang merupakan contoh berbusana vintage yang cukup populer. Seperti mengadaptasi street style vintage yang dipadukan rok di bawah lutut, t-shirt serta kardigan dapat Anda pilih menjadi busana harian.Fashion retro cenderung lebih berani dalam menggunakan warna-warna cerahTren fashion era 70-an sampai 90-an ini lebih terkesan glamour dan berani menunjukkan warna dan modenya. Kehadirannya cukup dipengaruhi selebriti dunia pada masa itu, seperti Elvis Presley dan Michael Jackson.

Bergaya Retro
Kini, retro style cukup populer dikenakan saat penghargaan bergengsi, misalnya Piala Oscar, di kalangan artis Hollywood.Model busana retro mengadaptasi warna cerah. Penggunaan motif simetris yang bebas dan gemerlap cukup dominan. Selain itu, busana lebih dominan bergaya disko, seperti celana cutbray, celana pendek, rompi, jaket kulit hingga baju atasan yang terbuat dari manik-manik atau busana dengan corak yang cerah.Dalam berbusana harian pun dapat Anda terapkan dengan memadu-padankan topi, kacamata besar serta boots. Selain itu, sweater berwarna cerah dapat menambah kesan retro makin kental. Kemeja flanel bermotif gingham atau kota-kotak pun bisa jadi pilihan menarik.Tak hanya itu, mengenakan dress berwarna cerah seperti kuning yang dipadankan dengan jaket kulit hitam juga dapat menjadi pilihan. Tapi, jangan lupakan kenakan aksesoris pendukung seperti bandana dengan warna yang senada dengan dress.

Padukan dengan gadget terkini
Setelah urusan berbusana sudah selesai, kini saatnya Anda memadankan dengan teknologi terkini. Padu padan tren fashion vintage dan retro dengan teknologi terkini sebagai aksesoris tentu akan menambah gaya tempoe doeloe Anda tetap modern.
Salah satunya ponsel berbahan metal, seperti OPPO R7 Lite. Selain menambah kesan modern, adanya gadget dalam genggaman dapat memudahkan berbagai aktivitas masyarakat urban masa kini.
Tak hanya eye-catching. Berkat dukungan teknologi kameranya, berbagai momen pesta bergaya tempo dulu semakin mudah diabadikan dalam waktu 0,1 detik. Selamat bergaya! (kps)