TEATER – Salahsatu penampilan teaterikal pelajar SMA Parigi dihadapan tamu undangan, yang bercerita kelompok pelajar yang hancur masa depannya akibat menggunakan Narkoba.(F/Ahmad Udyn/PE)TEATER – Salahsatu penampilan teaterikal pelajar SMA Parigi dihadapan tamu undangan, yang bercerita kelompok pelajar yang hancur masa depannya akibat menggunakan Narkoba.(F/Ahmad Udyn/PE)

 

PARIMO, PE – Ratusan pelajar di Kecamatan Parigi mengikuti seminar program generasi berencana ( Genre) yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana ( BPPKB) Kabupaten Parigi Moutong yang kerja sama dengan BPPKB Provinsi.  Kegiatan ini sebagai komitmen untuk memiliki remaja yang tangguh dan mempunyai kecerdasan spritual, intelektual serta emosional yang kuat.

Sekretrais BPPKB Parigi Moutong, Nyoman Damai mengatakan, timbulnya masalah yang terjadi di kalangan remaja seperti seksualitas atau hamil diluar nikah, aborsi, AIDS dan penyalagunaan Napza membutuhkan penanganan yang serius seperti pendekatan orang tua dan edukasi penyuluhan bahaya Narkoba.

Menurut mantan Camat Balinggi itu, tujuan dan sasaran Genre itu adalah remaja yang ber usia `10 – 24 tahun dan belum menikah serta masyarakat yang peduli terhadap remaja. Dan sasaran utamanya dari program Genre ini harus masuk dan terlibat langsung dan memahami pentingnya akan tujuan program keluarga berencana (KB).
“Jika Genre ingin terwujud tentuya pengawasan orang tua tidak lepas dari kita semua. Apalagi bagi anak yang masih dalam proses tumbuh kembang,”tuturnya.

Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu mengatakan, baha generasi di Kabupaten Parigi Moutong rusak karena Narkoba. Olehnya itu kata dia, untuk tidak terjerumus ke Narkoba tentunya dilibatkan semua pihak untuk mengontrol masing – amsing anaknya dalam bergaul.

“Remaja kita ini rusak karena Narkoba, dan narkoba ini sudah merambah sampai dikalangan pelajar. Dan jika ini tidak menjadi perhatian tentunya anak – anak kita ini akan hancur masa depannya,”harap Bupati Parigi Moutong.
Di hadapan remaja bupati Parigi Moutong meminta agar remaja menghindari pergaulan bebas. Kita tidak bisa pungkiri, bahwa setiap remaja bisa berbuat asusila atau melakukan kekerasan itu dipengarui Narkoba.

Kegiatan seminar Genre itu, ratusan remaja dari sejumlah sekolah yang ada di eks Kecamatan Parigi hikmat mendengar penyuluhan dari sejumlah pemateri. Seperti perwakilan BPPKB, BNK Parimo, Kapolres dan anggota DPRD Provinsi, Zalzulmida A. Djangola. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah teaterikal di tampilakn oleh sejumlah SMA yang betemakan bahaya narkoba dan pergaulan bebasdan dampaknya.(ady)