oleh

Jonas Diduga Bunuh Diri Karena Depresi

HAMDI/PE
DIDUGA DEPRESI – Kapolda Sulteng Brigjen Pol Idham Azis memberikan keterangan soal kematian Briptu Jonas Lesilusu yang diduga depresi

KAPOLDA  Sulteng Brigjen Pol Idham Azis membenarkan seorang anggota Brimob Kelapa Dua Jakarta bernama Briptu Jonas Lesilusu ditemukan tewas di kompleks Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Parigi Moutong, Minggu 4 Oktober 2015. Dugaan sementara kata Kapolda, anggota Brimob itu tewas karena bunuh diri.

”Untuk sementara motif yang bisa kita simpulkan, setelah hasil pemeriksaan outopsi terhadap korban bahwa yang bersangkutan patut diduga bunuh diri,” ungkap Kapolda usai menghadiri upacara peringatan HUT TNI ke 70 di lapangan Vatulemo Palu, Senin 5 Oktober 2015.

Saat ini kata Kapolda pihaknya terus mendalami motif di balik kematian anggota Brimob tersebut. Pemeriksaan yang dilakukan saat ini menurutnya Kapolda akan dilakukan dari dua sisi. Sisi pertama secara forensik, terkait sebab kematian dan sisi kedua menggali informasi dari orang-orang terdekat korban untuk mengetahui penyebab bunuh diri. Sebab beredar pula informasi bahwa korban sedang mengalami depresi berat.

“Mungkin kita akan dalami dari keluarganya, rekan-rekannya, apa yang menyebabkan dia mengambil jalan pintas seperti itu,”kata Kapolda. Untuk mendalami lebih jauh, pihaknya kata Kapolda bahkan telah memeriksa sedikitnya 15 rekan-rekan dalam satu regu korban. Meski begitu, Kapolda belum mengambil kesimpulan pasti apakah penyebab itu karena depresi yang dialami korban.

“Memang ada bebarapa dugaan kesitu, makanya kita akan dalami apakah dia lagi berantem sama pacarnya,  karena kebetulan memang anggota kami ini masih bujang,”tekan Kapolda.
Kapolda menambahkan, kejadian tewasnya korban diperkirakan terjadi pada pukul 02.00 pagi, Minggu 4 Oktober 2014. Disekitar jenazah korban terdapat sebuah senjata laras pendek (pistol). Tambah Kapolda, seluruh anggota Brimob yang diperbantukan dalam operasi camar itu dipersenjatai.

Saat ini lanjut Kapolda, Jenazah Briptu Jonas Lesilusu sudah dalam proses pengiriman ke kampung halamannya di Ambon. Pemulangkan jenazah dilakukan dengan cepat karena mengingat rumah orang tua korban masih ditempuh lagi dengan jalur laut selama dua hari. ”Setelah kami lakukan outopsi jenazah lalu dikirim secepatnya. Dari Palu ke Jakarta dan dari jakarta pakai pesawat tengah malam dan tadi pagi (Senin-red) sudah tiba di Ambon,” jelas Kapolda.(mdi/ady)

News Feed