oleh

150 Hektar Sawah Petani Di Poso Gagal Panen

GAGAL PANEN – Antonius berdiri di pematang sawah yang mengering

POSO, PE – Musim kemarau tahun ini menjadi pukulan berat bagi petani di Poso. Di wilayah Kecamatan Pamona Puselemba khususnya di Desa Buyumpondoli, Mayakeli  dan Desa Soe, Kemacatan Pamona Pusalemba, ratusan hektar sawah mengalami gagal panen karena kekeringan.

Sedikitnya, 150 hektar  sawah di tiga desa gagal panen. Kepala Desa Soe, Frans Ferdinan,  4 Oktober lalu, menuturkan jika ada yang berhasil panen, hasilnya turun hingga 50 persen. ”Biasanya dalam satu hektar itu bisa dapat 80 karung gabah atau sekitar 10 ton, tapi sekarang kami hanya bisa dapat 5-6 ton saja setiap hektarnya,” kata Frans Ferdinan.

Hal senada juga dikemukakan petani Antonius (25) warga Desa Buyumpodoli yang berbatasan  dengan Desa Soe mengaku, seluruh hasil panen menurun. Karenanya para petani memilih tidak menanami sawahnya pada masa tanam kedua yang seharusnya sudah  dilakukan di bulan Oktober tahun ini.  Para petani berharap  Pemerintah Kabupaten Poso dapat membangun saluran irigasi yang memadai dapat menampung debit air yang besar sekalipun pada musim kemarau seperti saat ini. (mg-03)

News Feed