Selasa, 11 Agustus 2026

Pegawai Kemensos Sigi Ditangkap Nyabu

Kepolisian Resort (Polres) Sigi berhasil menangkap empat pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan koplo di Desa Mpanau, Sigi Biromaru Kamis dini hari, 29 Oktober

Dibeli Dari Oknum Pol PP Kota Palu
PALU, PE – Kepolisian Resort (Polres) Sigi berhasil menangkap empat pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan koplo di Desa Mpanau, Sigi Biromaru Kamis dini hari, 29 Oktober. Kasat Narkoba Polres Sigi Iptu Jamil mengatakan, dua dari empat pelaku yang ditangkap berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yakni Aspar (45) dan Fathan (46). Tersangka Aspar ini kata dia merupakan pegawai dari Kementerian Sosial RI yang bertugas di panti sosial Desa Kalukubula, Sigi dan tersangka Fathan yang merupakan bandar bertugas di Satpol PP Kota Palu.

“Kami menangkap empat orang, yakni Fathan (bandar), Aspar, Nasmudin alias Mudin dan Fikri dilokasi yang berbeda, ” kata Iptu Jamil di Mapolres Sigi, Kamis 28 Oktober.  Ia menjelaskan, penangkapan yang dilakukan oleh satuan narkoba Polres Sigi ini bermula dari laporan masyarakat terkait pesta sabu yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di Jalan Tondei, Desa Mpanau. Mendengar itu, Kepolisian kemudian langsung melakukan penyergapan dan menemukan tiga pelaku sedang pesta sabu. Tidak ada perlawanan saat penyergapan itu dilakukan.

“Kami dapatkan sementara pesta sabu dan langsung kita amankan pelaku dan barang bukti berupa dua alat pengisap sabu (bong), dua pireg, dua paket 0,32 gramm, handphone dan sisa plastik sabu, ” katanya.
Setelah menangkap pemakainya, Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk menangkap penjual barang haram tersebut. Menurut Jamil, di waktu yang sama pihaknya langsung menangkap tersangka Fathan di Kelurahan Petobo, Kota Palu berdasarkan keterangan dari ketiga pelaku.  “Kami tangkap dan temukan barang bukti 0,80 gramm sabu-sabu , 4 butir koplo, uang hasil penjualan Rp 7,5 juta dan sisa plastik sabu yang dijual, ” urainya.

Atas perbuatan tersebut, keempat pelaku terancam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup. Sementara itu, tersangka Fathan mengatakan ia sudah menjual narkoba jenis sabu sejak tiga minggu lalu dengan alasan untuk keperluan sehari-hari. Barang haram ini kata Fathan dijual kepada teman yang sudah sering menggunakannya.  “Saya jual dengan teman saja, hargana biasanya Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, tergantung beratnya, ” katanya. (mg02)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization