oleh

Zalzulmida: Gaji Guru PAUD Diprioritaskan

GEBYAR PAUD – Bunda PAUD seperti biasa melakukan senam sehat bersama anak PAUD se Kabupaten Parimo, dalam acara Gebyar PAUD 2015.(F/Ahmad Udyn)

PARIMO,PE-  Meskipun Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Provinsi Sulawsi Tengah (Sulteng) masih minim, namun tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap keberadaan pendidikan anak usian dini.  Gaji guru PAUD akan diprioritaskan. Hal itu itu dilakukan untuk meningkatkan kemajuan seluruh PAUD di Sulteng.

”Gaji guru PAUD nantinya akan Diprioritaskan kedepan,”kata Zalzulmida A. Djanggola saat membacakan sambutannya, pada Gebyar Paud 2015 yang berpusat di kawasan Kantor Bupati Parigi Moutong. Menurut Zalzulmida Djanggola, hal yang menjadi hambatan minimnya  memasyarakatkan Paud di daerah itulah yang menjadi tantangan pemerintah sampai saat ini.
Masih menurut dia, di sisi lain berbicara tentang perkembangan PAUD yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah patut diberi dukungan. Sebab capaian APK dari usia 3-6 tahun pada tahun 2011 yang hanya mencapai 42, 80 persen. Ini naik  drastis menjadi 76, 41 persen pada tahun 2014. Angka tersebut telah melampaui rata-rata nasional, sehingga PAUD  Sulteng berada pada urutan ke tiga  Nasional.

“Dan alhamdulillah, pada tahun ini di akhir masa jabatan Gubernur Longki Djanggola dan Sudarto Provinsi Sulteng kembali masuk pada urutan ke tiga dalam pencapaian PAUD di tingkat nasional,” ucapnya bangga. Kemudian, hasil yang sangat membanggakan yang diraih Kabupaten Parimo merupakan salah satu wilayah terbaik kedua di Provinsi Sulteng yang mendapatkan penghargaan anugerah aksara pratama dalam penuntasan buta aksara pada tahun 2014. Zalzulmida menambahkan, selaku ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulteng  dirinya berjanji akan memprioritaskan alokasi dana yang dimiliki pihaknya akan dialokasikan kepada kesejahteraan guru Paud se Sulteng.

”Sangat bangga hasil yang di capai Kabupaten Parimo mendapatkan penghargaan anugerah pratama aksara setelah Kabupaten Donggala. Dan perlu saya informasi kepada guru, saya selaku Ketua Komisi empat DPRD Sulteng berjanji akan mengalokasikan dana yang ada untuk kesejahteraan seluruh Guru Paud yang berada di Sulteng, yang kebetulan komisi empat membidangi Pendidikan,” tandasnya.

Adanya angin segar alokasi dana satu miliar lebih untuk menganggaran kesejahteraan tenaga guru Paud telah disiapkan, namun sangat banyaknya guru Paud yang ada di Provinsi Sulteng memungkinkan belum mencukupi, sehingga kata Zalzulmida karena program tersebut merupakan program nasional, di pastikan mendapatkan perhatian dengan regulasi-regulasi undang-undang yang telah di buat agar Program tersebut benar-benar berjalan lancar.

“Percayalah program ini merupakan program nasional, dan di pastikan mendapatkan perhatian, kemudian saat ini juga di tingkat Provinsi tengah menyusun peraturan gubernur berkaitan dengan alokasi dana Paud ke Kabupaten/ kota Se Sulteng, sudah ada drfnya tinggal menunggu pengesahannya,”tandasnya.(ady)

News Feed