Minggu, 20 September 2026

Hukuman Kebiri Disahkan Pemerkosa Diberi Zat Kimia

JAKARTA, PE – Payung hukum pemberatan hukuman bagi pemerkosa dan pencabul anak sudah disahkan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Perppu Perlindungan Anak kemarin.  Meski pemerintah masih harus membuat aturan pelaksananya, hakim sudah bisa menggunakan perppu itu sebagai dasar pengambilan vonis.

Pengesahan aturan darurat tersebut diumumkan Jokowi di Istana Negara. “Perppu ini dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak,” ujar Jokowi
Ada tiga jenis pemberatan hukuman pidana terhadap pelaku pedofilia.

Yakni, penambahan sepertiga dari ancaman pidana (dari paling rendah 5 tahun dan maksimal 15 tahun), pidana mati, dan seumur hidup.  Vonis pidana juga tidak boleh lebih rendah daripada 10 tahun. Lalu, hukuman tambahan berupa pengumuman identitas, kebiri kimia, dan pemasangan alat deteksi elektronik.

“Penambahan pasal-pasal tersebut akan memberikan ruang kepada hakim untuk memberikan hukuman seberat-beratnya bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak,” lanjut mantan wali kota Solo itu.

Perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) tersebut diharapkan bisa menimbulkan efek jera sehingga bisa menekan potensi merajalelanya predator seksual anak. Menkum HAM Yasonna H. Laoly mengatakan, pemberatan hukuman itu hanya berlaku pada pelaku dewasa dengan syarat tertentu. Yakni, orang-orang yang memang sering berhubungan dengan korban.

Misalnya, residivis pemerkosaan, pelaku yang beraksi beramai-ramai, dan pedofilia. “Anak-anak tidak (kena perpu, Red) karena ada Undang-Undang Peradilan Anak,” terangnya.Dia juga memastikan bahwa UU tersebut tidak berlaku surut. “Seluruh pidana tidak ada yang retroactive,” lanjut politikus PDIP itu.

Artinya, putusan yang sudah inkracht sebelum perppu tersebut disahkan tidak bisa dikenai pemberatan pidana maupun hukuman tambahan.  Dalam waktu dekat, perppu itu akan dikirim ke DPR untuk mendapat tanggapan. Pemerintah berharap DPR menyetujui perppu tersebut sehingga bisa langsung ditetapkan menjadi UU. Bukan lagi perppu yang sifatnya darurat.

Sementara itu, Deputi 6 Kesra Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Sujatmiko, menyatakan bahwa Perppu Kebiri yang ditandantangani Presiden Jokowi kemarin, merupakan hasil revisi kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dia mengaatakan, ada dua pasal yang diubah. Yakni, pasal 81 dan 82.  “Pasal 81 tentang kekerasan seksual, sedangkan pasal 82 tentang pencabulan,” terang dia, Kamis 25 Mei 2016.
Pada pasal 81 disebutkan, pemberatan hukuman berupa penambahan sepertiga dari ancaman hukuman hanya berlaku bagi orang tertentu.

Yakni, orang tua, wali, kerabat, pengasuh, pendidik, tenaga kependidikan, aparat yang menangani perlindungan anak, dan pelaku yang lebih dari satu. Penambahan itu juga berlaku bila pelakunya residivis kasus pemerkosaan anak-anak. Kemudian, hukuman mati, seumur hidup, atau maksimal 20 tahun berlaku apabila kondisi korban parah setelah diperkosa.

Misalnya, luka berat, terkena gangguan jiwa atau penyakit menular, mengalami gangguan fungsi reproduksi, atau meninggal dunia. Hukuman itu juga berlaku apabila korban lebih dari satu.Kemudian, ada tiga jenis hukuman tambahan yang bisa dipilih hakim. Yakni, pengumuman identitas pelaku, kebiri kimia, dan pemasangan alat pendeteksi elektronik.

Namun, kebiri kimia hanya diberlakukan untuk pemerkosa. Untuk pelaku pencabulan anak, pilihannya diganti rehabilitasi. Pelaku pencabulan juga tidak akan mendapatkan hukuman mati atau seumur hidup. Melainkan, penambahan sepertiga dari ancaman hukuman maksimal.

Hukuman tambahan berupa kebiri kimia dan alat pendeteksi elektronik diberikan dalam waktu yang terbatas, yakni dua tahun. Selain itu, hukuman tersebut baru diberikan setelah pelaku menjalani hukuman pokok.  “Jadi, setelah pelaku bebas, baru dikasih tambahan. Masih ada waktu panjang untuk menyiapkan itu,” lanjut Sujatmiko.

Dia menambahkan, perppu tersebut masih memerlukan penjabaran lebih lanjut lewat peraturan pemerintah (PP).  Teknik penyuntikan, caranya, siapa yang menyuntik, suntikannya apa, itu Kementerian Kesehatan akan mengeluarkan PP,” ucapnya.

Begitu pula mengenai rehabilitasi pelaku maupun korban, PP akan dibikin Kementerian Sosial. Termasuk pula soal cara mengumumkan identitas pelaku. Bagi pemerintah, yang terpenting, perppu tersebut sudah bisa berlaku saat ini. Dengan demikian, hakim memiliki dasar untuk menambah hukuman bagi para predator seksual anak.Ketika para pelaku bebas dari penjara, peranti hukuman tambahan beserta aturan teknisnya sudah siap sehingga bisa langsung diterapkan.(byu/gun/lum/idr/mia/c10/sof)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam