oleh

Bekerjalah dalam Kejujuran dan Profesionalitas

PARA DOKTER MUDA; Inilah wajah-wajah dokter muda yang dilahirkan Untad dalam proses pengambilan dan pelantikan para dokter lulusan FKIK Untad, Kamis 28 Juli 2016. (HUMAS FKIK)

15 Dokter Muda Untad Dikukuhkan
PALU,PE-Universitas Tadulako (Untad) kembali menelorkan 15 tenaga dokter muda.
Para dokter muda itu dikukuhkan dalam prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah dokter lulusan program pendidikan profesi dokter FKIK (Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan) Untad, Kamis 28 Juli 2016.

Para dokter muda yang telah lulus ujian kompetensi dokter itu dilantik dan diambil sumpah oleh Dekan FKIK, dr Moh Mansyur Romi SU PA (K).Pelantikan dan pengambilan sumpah disaksikan orangtua para dokter muda itu dan para dosen yang tak lain para dokter yang mengajar di FKIK Untad.

Usai pelantikan dan pengambilan sumpah, Dekan FKIK, dr Moh Mansyur Romi SU PA (K) memberikan wejangan kepada para dokter muda itu agar bekerja dengan penuh tanggungjawab, kejujuran dan mengedepankan profesionalitas.‘’Sebagaimana sumpah dan janji kode etik sebagai seorang dokter yang sudah kalian ucapkan di hadapan orangtua dan tamu undangan tadi,”pesannya.

Lulusan kali ini kata Dokter Mansyur Romi adalah lulusan terbaik yang diraih Untad. Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang melahirkan para dokter, kali ini Untad berhasil meraih predikat terbaik dari penyelenggara kompetensi dokter nasional. Dengan predikat kelulusan 94 persen.

‘’Untuk  wilayah Indonesia Timur ini adalah prestasi yang tertinggi yang ada di wilayah Indonesia timur. Dengan angka kelulusan 94 persen,” ujarnya tanpa merinci lebih jauh soal  predikat kelulusan itu.
Pengukuhan dan pelantikan para dokter ini menandai bahwa para dokter muda itu telah siap untuk mengabdi dan berbakti sebagai tenaga medis berdasarkan Surat Tanda Registrasi (STR) dokter yang dikantongi.

STR semacam lisensi bagi para dokter untuk menjalankan profesinya sebagai dokter. Dalam kata lain, izin praktek bagi para dokter.
Meski demikian, untuk mematangkan tugas dan profesinya, para dokter muda ini masih harus mengikuti lagi satu tahapan yang ditetapkan Kemenkes. Yakni tahapan pemagangan atau yang lazim disebut dokter intensif.

‘’Daerah pemagangan ditetapkan langsung oleh Kemenkes. Dan itu wajib. Lamanya satu tahun,” ujar dr Mansyur Romi.
Bila telah melewati tahapan pemagangan atau intensif barulah para dokter ini dapat menjalankan tugas praktik kedokterannya dengan sepenuhnya berdasarkan STR yang dikantongi. (mrs)

News Feed