Senin, 17 Agustus 2026

Bandeng Laut, Calon Primadona Baru

BANDENG KEMASAN – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, saat memperlihatkan Ikan Bandeng yang telah dikemas, hasil teknologi keramba jaring tancap (pen culture), di Pelabuhan Perikanan Donggala, Rabu 31 Agustus 2016 kemarin. (IMAM/PE)

DONGGALA- PE – Hingga 2020 nanti masyarakat Sulawesi Tengah membutuhkan sedikitnya  239 ton ikan komsumsi. Kebutuhan itu dipenuhi dengan ikan laut lebih dari 132 ton dan 106 ton berasal dari ikan budidaya, semisal bandeng, nila, mujair dan sidat. Adapun ikan bandeng dikomsumsi oleh masyarakat lebih dari 63 ton. Hal ini diungkapkan Gubernur Sulteng Longki Djanggola saat saat peluncuran Inovasi Daerah Budidaya Bandeng Laut dengan Sistim Keramba Jaring Tancap di Pelabuhan Perikanan Pantai Donggala, Rabu, 31 Agustus 2016.

Dalam menghadapi tingginya angka pertumbuhan penduduk, yang diiringi dengan semakin meningkatnya kebutuhan pada pangan, serta untuk menghadapi era persaingan yang semakin ketat, terutama dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), inovasi budidaya perikanan di laut dipandang menjadi salah satu jalan keluar, yang paling efektif.

Menurut Longki Djanggola, saat meresmikan Inovasi Daerah Budidaya Bandeng Keramba Jaring Tancap (Pen Culture) di Laut, yang dikembangkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulteng, serta Kampung UKM Bahari Berbasis Digital, di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Donggala, Rabu 31 Agustus 2016 kemarin.

“Adanya inovasi yang dikembangkan ini, merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah provinsi, dalam bidang ekonomi perikanan, menghadapi tantangan pertumbuhan penduduk dunia yang semakin tinggi, serta adanya MEA, maka laut adalah solusinya, seperti inovasi pen culture ini. Diperkirakan, pada tahun 2020 mendatang, Sulteng membutuhkan sekitar 239 ribu ton ikan pertahunnya. Dari kebutuhan itu, 106 ribu di antaranya berasal dari sektor perikanan budidaya, yang 69 ribu ton berasal dari budidaya bandeng,” kata Gubernur.

Gubernur menambahkan, dengan adanya inovasi pen culture, yang dikembangkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulteng ini, dapat menyediakan lapangan pekerjaan kepad masyarakat sekitar, serta dapat mengedukasi masyarakat, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan.

“Saya harap, kepada SKPD terkait dan DPRD, untuk segera menyiapkan SDM, dan mendorong semangat masyarakat, agar inovasi ini dapat segera diterapkan di masyarakat. Kepada para investor, mari bekerjasama dengan pemerintah, untuk mengembangkan inovasi ini, karena potensi yang dimiliki sangat besar. Saya harap ini bisa dimasifkan, sehingga bisa memberikan manfaat dan muaranya meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di pesisir atau nelayan” ujar Gubernur.

Selain itu, sebagai langkah awal, Gubernur juga mendorong agar inovasi pen culture, dapat diterapkan di seluruh Pelabuhan Perikanan yang ada di Sulawesi Tengah.

Inovasi pen culture, merupakan salah satu program andalan Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulteng, yang membudidayakan ikan bandeng di air laut, menggunakan teknologi jaring tancap. Teknologi ini diklaim, memiliki produktivitas yang tinggi, melebihi produksi melalui tambak dan jaring apung. Tercatat, dalam launching kemarin, berat bandeng yang dipanen mencapai 700-1080 gram per ekor.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulteng, Hasanuddin Atjo mengungkapkan, dengan memanfaatkan luas laut yang dimiliki Sulteng, inovasi ini menjanjikan potensi yang sangat besar. “Inovasi ini dapat menghasilkan bandeng 200 ton per hektar sekali siklus, dengan berat ikan  sekitar 700 gram hingga 1 kilogram. Jadi bisa dibayangkan, jika ada 1000 hektar keramba seperti ini se-Sulteng, akan memberikan hasil yang sangat menjanjikan bagi ekonomi perikanan,” kata Hasanuddin.

Hasanuddin juga menjelaskan, tekologi pen culture, juga memiliki berbagai keunggulan,  dibandingkan budidaya melalui tambak maupun jaring apung. Di antaranya, ialah lebih efisien  dalam penggunaan lahan dan pakan buatan, karena  ketersediaan oksigen di laut yang tinggi,  dan suplai pakan alami dari dasar laut.

Keunggulan lainnya, lanjut Hasanuddin, ialah modal investasi yang relatif lebih rendah, dan sistem pen culture tidak membutuhkan pengelolaan air khusus seperti di tambak.

“Dagingnya juga lebih kenyal dan lebih gurih, serta tidak berbau lumpur seperti yang dibudidayakan di tambak,” jelas Hasanuddin. Direktur Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan perikanan RI, Ir  Sarifin, secara khusus memuji inovasi pen culture yang dikembangkan Dinas Kelautan dan  Perikanan Sulteng ini. Menurutnya, inovasi ini merupakan salah satu jawaban dari program  Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

“Harapannya, semoga inovasi ini dapat berkelanjutan, sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Bahkan, inovasi ini bukan hanya untuk kegiatan budidaya saja, dalam rangka meningkatkan produksi sektor budidaya bandeng. Tetapi juga bisa dikembangkan menjadi ekowisata. Bandeng laut ini, sangat potensial untuk dikembangkan, karena segi rasa lebih gurih dan enak, lebih kaya nutrisi, bahkan kadar omega 3-nya melebihi salmon,” tandas Sarifin. (mg01)

Mekanisme Pembayaran Paylines Pada Mahjong Ways Diperkenalkan Agar Pemain Tahu Potensi Menang
Strategi Bertahan Dalam Mahjong Ways Saat Tren Kekalahan Diatur Melalui Panduan Terlengkap
Tabel Pembayaran Mahjong Ways Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Menentukan Besaran Taruhan
Sistem Acak RNG Pada Mahjong Ways Memiliki Fakta Penting Yang Wajib Dipahami Pemain
Transformasi Simbol Emas Menjadi Wild Dalam Mahjong Ways Dimaksimalkan Untuk Meraih Kemenangan
Teknologi Yang Semakin Adaptif Dan Terintegrasi Membantu Kasino Online Mengikuti Perkembangan Zaman
Pengembalian Kasino Online Dibandingkan Melalui Sinkronisasi Akurat Dengan Mekanisme Digital Dan Analisis Modern
Transformasi Kasino Online Diidentifikasi Riset Informatika Untuk Menjelaskan Pergeseran Ekosistem Digital
Dinamika Sistem Kasino Online Terungkap Melalui Deteksi Anomali Algoritmik Dengan Data Komprehensif
Era Baru Kasino Online Dimasuki Seiring Meningkatnya Konektivitas Dan Inovasi Teknologi
Pemodelan Terukur Menerangkan Dinamika Probabilistik Kasino Online dalam Menghasilkan Pola Virtual Mutakhir
Pengalaman Interaktif Kasino Online Berkembang Berkat Pemrosesan Data yang Cerdas
Perkembangan Teknologi Interaktif Mendorong Kasino Online Memasuki Generasi Platform yang Lebih Modern
Kasino Online dari Platform Digital Menuju Ekosistem Interaktif yang Semakin Menarik Perhatian Publik
Kecerdasan Adaptif Kasino Online Mendorong Transformasi Industri Permainan Digital Modern
Dokumentasi Kasino Menjadi Fondasi Penting dalam Menjaga Jejak Keamanan Kepatuhan dan Transparansi Sistem
Peta Kerapatan Probabilitas NextSpin Membantu Menghubungkan Indeks Gates of Olympus dengan Pendekatan Sains
Pengelolaan Dokumentasi Kasino Membantu Memperkuat Keamanan Sistem dan Memastikan Kepatuhan Infrastruktur Secara Lebih Terstruktur
Analisis RTP Membantu Memahami Mengapa Jam Main Tidak Selalu Menunjukkan Pola Hasil Permainan yang Sama
Desain Kalkulatif Probabilitas Sweet Bonanza Candyland Membuka Arah Baru dalam Pengolahan Data PGSoft Berbasis Komputasi
Fenomena Mahjong Ways
Free Spins Mahjong Ways
Paytable Mahjong Ways
Cara Mahjong Ways 2
Mahjong Ways
Mahjong Ways 2 Kasino Online
Perspektif Baru Mengubah Cara Memahami Perjalanan Kasino Digital Dihadirkan Ruang Interaktif
Strategi Kasino Online Tetap Menarik Di Tengah Persaingan Ketat Hiburan Online Dikupas Media Digital
Arah Baru Di Dunia Taruhan Dibawa Ketika Teknologi AI Mengubah Permainan Bakarat Kasino Online
Narasi Baru Dalam Evolusi Permainan Baccarat Di Indonesia Dibawa Oleh Fenomena Teknologi
Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Berubah Saat Baris Tambahan Pada Studi Kasus Mahjong Ways
Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Sering Disalahartikan Sebagai Penanda Hasil Putaran Berikutnya
Tampilan Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dibandingkan Dalam Menyajikan Informasi Fitur Pada Layar Seluler Modern
Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Hingga Menjadi Bagian Industri Game Digital Modern Direkapitulasi
Fungsi Scatter Mahjong Ways Dikenali Tanpa Mencampurkannya Dengan Peran Wild Dalam Susunan Kemenangan
Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital Diungkap Melalui Penyelaman
Perjalanan Mahjong Ways 2 Menghadapi Perubahan Tren Di Industri Hiburan Digital Diungkap Media Gaming
Catatan Perubahan Platform Interaktif Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain Menampilkan Baccarat
Wacana Kasino Online Jadi Sorotan Baru Masyarakat Akibat Pergeseran Media Modern
Bakarat Digital Jadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern Dibawa Oleh Perubahan Gaya Platform