Gubernur Longki: PHRI Harus Bangkitkan Kepariwisataan

  • Whatsapp

PALU EKSPRES, PALU – Pengurus baru Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah periode 2018-2023 resmi dilantik, Ahad 27 Januari 2019.

Pelantikan pengurus PHRI dihadiri Gubernur Sulteng H Longki Djanggola di Restoran Kampung Nelayan Palu. Puluhan pengurus dan anggota dilantik Ketua PHRI Pusat, Haryadi BS Sukamdani.

Longki dalam arahannya berharap, para pengurus PHRI mulai bisa membangkitkan kembali kepariwisataan di Sulteng setelah bencana. Menurutnya bencana bukan alasan bagi PHRI untuk tidak menunjukkan eksistensinya dalam mengembangkan kepariwisataan.

Sebab, Sulteng memiliki 13 kabupaten dan kota. Sementara hanya tiga diantaranya yang terdampak langsung.

“Jangan karena alasan bencana semuanya jadi tidur, padahal masih ada 9 kabupaten lainnnya yang tidak berdampak dan masih banyak destinasi wisata yang masih bisa kita kembangkan,”tekan Longki.

Terkait para pengusaha hotel ataupun restoran yang terdampak hingga terkendala permasalahan kredit, Longki dalam kesempatan itu berjanji akan memfasilitasi pertemuan dengan pihak Perbankan. Sehingga bisa ditemukan solusi agar pengusaha hotel dan restoran ini bisa kembali bangkit.

“Selaku pemerintah kami akan memfasilitasi pertemuan antara pengusaha dan perbankan untuk memecahkan masalah atau jalan keluar. Agar para pelaku usaha ini bisa bergairah kembali sehingga potensi pariwisata di Sulteng bisa kembali bangkit dan lebih berkembang,”Kata Gubernur.

Sementara itu Ketua PHRI Pusat, Haryadi BS Sukamdani mengatakan, usia PHRI akan mencapai 50 tahun pada tahun 2020 mendatang.

Banyak kata dia pekerjaan rumah (PR) untuk menjadikan PHRI menjadi lebih berperan sebagai salah satu stakholder utama di bidang pariwisata. Sebab hal itu sebutnya memang menjadi tanggung jawab organisasi.

Fery Taula, Ketua terpilih PHRI Sulteng mengaku sangat senang atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah untuk menjadi saksi dilantiknya para pengurus baru PHRI. Kedepan Taula berharap asosiasi PHRI ini bisa menjadi pionir dalam pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulteng.

(mdi/palu ekspres)

Pos terkait