oleh

Animo Tinggi, 352 Orang Ikut Casting Film Mattuju

MEMBLUDAK – Antusiasme tinggi ditunjukkan warga kota Palu, saat mengikuti casting call Mattuju Indonesia, untuk pembuatan film lokal Palu, yang direncanakan tayang pada 2017 mendatang. (foto: Mattuju Palu)

PALU, PE – Kabar tentang rencana Mattuju Indonesia membuat film yang mengangkat cerita dengan tema lokal Palu, disambut antusias yang cukup tinggi dari warga kota Palu, khususnya anak-anak muda. CEO Mattuju Indonesia, Andi Syahwal Mattuju menyebut, sejumlah 352 orang ikut dalam casting film, yang direncanakan akan tayang pada 2017 tersebut.

“Jumlah peserta yang ikut casting kemarin 352 orang, yang semuanya anak muda. Awalnya kami hanya merencanakan proses casting selama sehari, namun karena animo yang tinggi, akhirnya kami menambahkan proses castingnya sehari lagi,” jelas Andi, Senin 21 November 2016 kemarin.

Andi menambahkan, nantinya, dari 352 orang yang mengikuti casting, akan disaring menjadi 83 orang yang akan mengikuti casting tahap kedua. Setelah itu, pihaknya kemudian akan menyaring lagi hasil dari casting tahap kedua, untuk melanjutkan pada tahap terakhir. Hal ini dilakukan, agar proses casting yang dilaksanakan, betul-betul dapat menghasilkan para aktor dan aktris yang berkualitas untuk mengisi film nantinya.

Selain itu, Andi juga mengungkapkan, bahwa pihak pemerintah, yakni Gubernur Sulteng, Longki Djanggola telah menyatakan dukungan penuhnya. Bahkan, kata Andi lagi, Gubernur sangat antusias dengan rencana Mattuju untuk membuat film yang masih dirahasiakan tema dan jalan ceritanya tersebut.

Mattuju Indonesia, melalui Mattuju Pictures, sebelumnya sukses membuat film “Uang Panai”. Film yang mengangkat cerita tentang salah satu budaya asli Bugis-Makassar tersebut, mejadi fenomena tersendiri di kancah perfilman lokal Indonesia. Film tersebut, mampu menarik lebih dari 500 ribu penonton, sejak pertama tayang di jaringan bioskop XXI. Di Palu sendiri, film tersebut bertahan selama lebih dari sebulan di layar bioskop XXI.

“Ini (film lokal Palu) sekaligus menjadi tantangan buat kami, untuk melanjutkan kesukesan dari film sebelumnya. Jadi kami minta dukungan dan doa dari seluruh warga Palu dan Sulteng, agar film ini nantinya dapat sukses seperti film Uang Panai,” tutur Andi. (mg01)

News Feed