Senin, 10 Agustus 2026

Gubernur Tepis Jual Beli Jabatan di Sulteng

H. Longki Djanggola  (DOK.)

PALU, PE – Sulawesi Tengah termasuk salah satu  dari 10 daerah di Indonesia yang disebut  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rawan praktek jual beli jabatan. KPK beranggapan daerah ini termasuk rawan korupsi bersama sejumlah daerah di Indonesia.

Namun Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola menepis sinyalemen komisi anti korupsi tersebut. Kepada Palu Ekspres Longki menjelaskan, di Sulawesi Tengah termasuk provinsi dan kabupaten/kota belum ada indikasi seperti yang disinyalir KPK tersebut. Justru Sulteng ungkap Gubernur,  di bidang tanbang dan perkebunan termasuk yang masuk dalam korsub KPK. ‘’Itu berarti sinyalemen adanya dugaan korupsi di birokrasi di Sulawesi Tengah tidak ada,’’ katanya, di Rumah Makan di Pantai Talise, Rabu 18 Januari 2017.

Terkait  indikasi jual beli jabatan, yang dilansir KPK menurut Gubernur, ini juga tidak ada. Mekanisme penempatan pejabat di lingkup Provinsi Sulawesi Tengah, di samping harus memenuhi syarat teknis juga didasarkan pada kompetensi. Para pejabat yang dilantik sesuai dengan kompetensi dan keahlian mereka. ‘’Karena itu, sekali lagi penempatan pejabat eselon II, III dan IV  jauh dari indikasi jual beli jabatan,’’sanggah Gubernur.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi berjanji memperketat pengawasan terhadap sejumlah daerah yang dianggap rawan korupsi.  Termasuk praktek jual-beli jabatan.  KPK menyebut setidaknya ada sepuluh daerah yang menjadi prioritas pengawasan, yaitu Aceh, Papua, Papua Barat, dan Riau. Selain itu, Banten, Sumatera Utara, Bengkulu, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Tengah. Menurut Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Papua, Papua Barat, Riau, Banten, dan Sumatera Utara termasuk prioritas pengawasan sejak 2016. Daerah itu dianggap rawan korupsi karena memiliki anggaran daerah otonomi khusus yang besar. Apalagi daerah tersebut pernah dipimpin kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. “Empat daerah lainnya karena minta pengawasan kami,” kata Pahala di Jakarta, Senin, 16 Januari 2017.

Di Indonesia praktek jual beli jabatan mencuat pasca tertangkapnya Bupati Klaten Sri Hartini. Bupati perempuan ini ditangkap KPK terindikasi terlibat dalam jual beli jabatan eselon II, III dan IV di lingkungannya. (kia)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization