oleh

2018, Amaris Hotel Hadir di Palu

TEKAN SIRENE – Walikota Palu Hidayat, Owner Anaris Hotel, Jhony Limbunan saat menekan tombol tanda dimulainya pembanguna Hotel Amaris Palu dalam acara Ground Breaking Ceremony pembangunan Amaris Hotel, Kamis 2 Februari 2017. (foto: HAMDI ANWAR)

PALU,PE – Tahun 2018 nanti, hotel Amaris dipastikan berdiri di Kota Palu. Pembangunan hotel berbintang group kompas itu mengambil lokasi di Jalan Sultan Hasanudin Palu.

Amaris yang akan dibangun di Kota Palu merupakan gerai hotel yang ke 62 di Indonesia. Namun Hotel Amaris Palu dipastikan lebih unggul karena jumlah kamarnya lebih banyak dari hotel Amaris lain.

Hal itu diungkapkan owner Anaris Hotel Palu, Jhoni Limbunan dalam acara ground breaking pembangunan hotel tersebut, Kamis 2 Februari 2017.

“Kalau yang lain itu kamarnya paling banyak 140 sampai 150. Tapi yang di Palu ini kamarnya sebanyak 168,” kata Jhoni Limbunan dalam sambutannya. Pembangunan Hotel Amaris Palu dilakukan oleh PT Artha Pro. Waktu pekerjaan hotel tersebut diperkirakan menelan waktu 14 sampai dengan 16 bulan kedepan.

Jhony berharap, dengan terbangunnya Hotel Amaris, Kota Palu nantinya akan menjadi salahsatu Kota tujuan wisata. Perhotelan menurutnya juga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kota Palu.

Makanya Jhoni mengajak agar seluruh managemen perhotelan di Kota Palu untuk jujur mengakui omset bulanannya. Itu agar PAD Sektor pajak perhotelan Kota Palu bisa sama-sama ditopang pihak perhotelan. “Tentunya kamipun berharap hotel ini nantinya dapat menyerap tenaga kerja lokal warga Palu,”katanya.?

Pembangunan hotel itu menurutnya baru bisa terealisasi tahun 2017. Tiga tahun lamanya kata Jhony dirinya berjuang untuk meloloskan hotel itu hadir di Kota Palu.

“Saya bagian dari Kota Palu yang merasa perlu berpartisipasi atas pembangunan daerah ini. Supaya kita juga bisa setara dengan kota maju lainnya,”ujar Jhoni Limbunan.

Walikota Palu Hidayat menyambut baik pembangunan hotel tersebut. Hidayat berharap kedepan tidak lagi sulit bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Palu untuk mendapatkan layanan akomodasi yang memadai. “Karena memang setiap tahun kita punya sejumlah agenda kegiatan-kegiatan yang mendatangkan banyak pengunjung,”kata Hidayat.

Beberapa even itu kata Hidayat antara lain festival pesona Palu Nomoni. Rembuk adat nasional bahkan pihaknya berusaha mendorong agar Kementerian Pariwisata RI memilih Kota Palu sebagai tuan rumah penyelenggaraan hari pariwisata internasional. “Ini artinya akan banyak nanti sarana akomodasi yang dibutuhkan,”jelasnya. Hidayat dalam sambutannya berharap partisipasi dari seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan kota.(mdi)

News Feed