oleh

Infrastruktur MAN IC Palu Ditarget Rampung 2019

MAN IC PALU – Salah satu kegiatan penghijauan di kompleks MAN IC Kota Palu. (foto: IMAM/PE)

PALU, PE – Pembangunan infrastruktur untuk sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Kota Palu, ditargetkan rampung pada tahun 2019 mendatang. Target tersebut, karena menunggu pengajuan anggaran pada tahun 2018, melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Diungkapkan Kepala MAN IC Palu, Soim Anwar, dalam pengajuan anggaran tersebut, terdapat persyaratan utama yang harus dipenuhi terlebih dahulu, yakni pengalihan nama kepemilikan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menjadi Pemerintah RI atas nama Kemenag RI.

“Kalau sudah beralih nama dari Pemkot menjadi Kementerian Agama RI, kita akan ajukan penganggaran sejumlah Rp35 Milyar, dari SBSN tahun 2018 mendatang. Dana tersebut, akan kita gunakan untuk pembangunan infrastruktur,” jelas Soim, Kamis 2 Februari 2017.

Soim menyebutkan, hingga saat ini, infrastruktur yang terbangun di MAN IC Palu, baru mencapai sekira 20 persen. Dengan adanya dana dari SBSN tersebut, lanjut Soim, maka ditargetkan tahun 2019 mendatang pembangunan infrastruktur di MAN IC Palu, akan rampung seluruhnya.

“Target tahun 2019 infrastruktur harus sudah selesai, intinya ada di syarat sertifikat untuk mendapatkan SBSN itu,” imbuh Soim.

Meski kondisi infrastruktur baru mencapai sekira 20 persen, MAN IC Palu sejak tahun ajaran 2016/2017 telah menerima siswa baru. Tercatat, saat ini MAN IC Palu telah memiliki 62 siswa angkatan pertama, yang berasal dari berbagai Provinsi berbeda, serta dari beberapa daerah di Sulteng.

“Ada dari Maluku Utara, Maluku, Sulsel, Sulut, Gorontalo, dan dari berbagai daerah di Sulteng. Untuk tahun 2017 ini, kami membuka lagi pendaftaran, menerima 96 siswa, yang seleksinya diselenggarakan secara nasional melalui sistem online,” jelasnya lagi.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kanwil Kemenag Sulteng, Nasruddin L Midu menyebutkan, MAN IC Kota Palu merupakan aset penting daerah. Menurutnya, hal ini karena keberadaan MAN IC di berbagai daerah di Indonesia, selama ini sukses melahirkan generasi-generasi dengan prestasi gemilang.

“MAN IC ini adalah aset penting Kota Palu, Provinsi Sulteng, bahkan nasional. Karena alumni-alumni MAN IC tercatat telah dapat menampakkan prestasinya. Yang membuatnya spesial, adalah para siswa MAN IC juga memiliki kemampuan sebagai hafidz (penghafal Al-Quran),” kata Nasruddin. (mg01)

News Feed