Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Kasus Korupsi Marak Terjadi, Moralitas Makin Rapuh

DR. Slamet Riyadi Cante. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Akademisi Kebijakan Publik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Dr. Slamet Riyadi Cante, M.Si mengatakan kasus korupsi terhadap pejabat publik yang marak akhir- akhir ini menunjukkan semakin rapuhnya moralitas. Salah satu penyebabnya karena biaya politik dalam proses pilkada cukup tinggi.
“Olehnya itu, regulasi pilkada perlu dievaluasi,” kata Slamet melalui keterangan tertulis yang diterima Palu Ekspres, Selasa (8/3/2021).
Salah satu kasus korupsi yang cukup menyita perhatian adalah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2/2021) malam.
“Kasus dugaan korupsi yang menimpa Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah patut dijadikan pembelajaran berharga bagi seluruh pejabat di Sulteng, terutama kepala daerah yang baru saja dilantik,” kata kata Pengurus Pusat Indonesian Association for Public Administration (IAPA) itu.
Perlu dimaknai amanah yang diberikan oleh rakyat kata mantan Dekan FISIP Untad itu, sebaiknya dijalankan dengan baik dan penuh integritas, serta dapat dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Sebab korupsi serta gratifikasi bisa terjadi ketika ada kekuasaan, kewenangan, dan keserakahan.
Demikian halnya dengan parpol sebagai partai pengusung lanjutnya, hal ini juga patut menjadi pembelajaran bahwa dalam proses rekrutmen bakal calon, rekam jejak yang penting untuk dikedepankan. Bukan karena pertimbangan besarnya mahar politik dan faktor kedekatan semata.
Sebagaimana diberitakan, KPK melakukan OTT terhadap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah pada Jumat (26/2) malam. Tim penindakan KPK juga disinyalir mengamankan barang bukti uang dan sejumlah pihak dalam giat operasi senyap tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nurdin Abdullah diamankan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Dia ditangkap berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sprin.Lidik-98/01/10/2020. (bid/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital