Kamis, 13 Agustus 2026
Opini  

Festival Ekologis

Halim HD. Foto: Istimewa

Oleh Halim HD (Networker Kebudayaan)

SETIAP tahun kita menyaksikan atau mendengar melalui media sosial, TV, radio dan media cetak begitu banyak festival yang diselenggarakan di negeri ini, dari tingkat kabupaten, kota, provinsi sampai dengan di Jakarta/ di tambah lagi dengan berbagai festival yang menjadi proyek pemrintah pusat yang diadakan di berbagai daerah, berkaitan dengan usaha untuk mengembangkan potensi unik yang ada di daerah yang bersangkutan.

Kita tak tahu berapa besar biaya yang telah dikeluarkan oleh pemda dan pemerintah pusat. Mungkin bukan hanya ratusan miliar rupiah, bahkan sangat mungkin mencapai satu triliun rupiah lebih. Biaya yang sebesar itu tentu saja bukan hanya untuk kemeriahan belaka. Di balik festival selalu ada makna lain yang dikandung yang berkaitan dengan usaha pemerintah untuk mencoba menghubungkan makna antara suatu kondisi kehidupan masa kini dengan masa lalu, sambil berusaha untuk merefleksikan nilai lain yang bermakna, yang bisa dijadikan orientasi bagi warga.
Di samping itu, festival juga bermakna mewujudkan gagasan-gagasan eksperimentasi hasil dari uji coba di dalam proses pembaharuan nilai-nilai senibudaya, agar kelangsungan antara khasanah tradisi dengan yang modern bisa bersatu, dan ada sejenis jembatan nilai yang bisa ikut menghubungkannya. Dan di sisi lain, pembaharuan nilai-nilai khasanah seni yang disajikan melalui festival, merupakan wujud dari kesadaran bahwa bagaimana suatu arah perubahan dirumuskan dan diekspresikan melalui karya senibudaya. Berbagai bentuk dari berbagai disiplin senibudaya dan berbagai jenis ekspresi kebudayaan disajikan, seperti teater, tari, musik, senirupa, tata busana, kulineri, dari yang tradisi sampai dengan yang modern dan yang bersifat eksperimentatif. Semuanya adalah usaha untuk terus menjaga bahwa kehidupan kebudayaan melalui senibudaya bisa terus terjaga dan terus hidup melalui proses dinamika warga yang merasa memiliki khasanahnya itu.

Seni yang memanfaatkaan limbah. Foto: Kiriman Fathuddin Mujahid


Festival adalah usaha untuk menciptakan suatu kohesi sosial melalui khasanah senibudaya dan sekaligus menciptakan makna reflektif dari nilai-nilai dalam rentang sejarah sosial yang dimiliki oleh masyarakat.
Dalam konteks itulah wajib bagi setiap pengelola daerah dan kota untuk selalu menciptakan suatu festival. Yang menjadi pertanyaan dan masalah yang kita hadapi, adakah festival itu bermakna seperti yang saya paparkan di atas, dan di sisi lainnya, adakah festival itu berusaha untuk menciptakan suatu terobosan strategis berkaitan dengan perubahan social yang ada di sekitarnya?
Kita banyak mendengar dan membaca tentang berbagai festival yang dikaitkan dengan usaha pemda untuk meningkatkan dunia pariwisata. Hal ini baik saja, bahkan sangat perlu karena dunia pariwisata bisa ikut menciptakan gairah ekonomi industri dan bisa berdampak peningkatan nilai-nilai tambah ekonomis bagi warga pengelola khasanah senibudaya. Hanya saja, kelemahan dari pengelola pariwisata dari pihak instansi pemerintah maupun swasta jarang bahkan langka memikirkan sistem produksi yang didasarkan kepada basis laboratoris. Instansi pariwisata hanya ingin melihat barang yang sudah jadi, tanpa mau menyiapkan ruang laboratorium bagi pengembangan khasanah senibudaya.
Di balik itu, ada masalah lain, instansi yang mengelola kepariwisataan tak pernah berpikir bahwa sesungguhnya suatu festival bisa dijadikan icon, tanda utama di dalam dunia kebudayaan, dan menjadi ciri unik dan otentik yang menjadi titik tolak bagi suatu perkembangan masyarakat. Tentu saja jika hal itu ingin diraih, maka instansi kepariwisataan haruslah terbuka manajemennya khususnya sehubungan dengan usaha-usaha menjaga proses kelangsungan kehidupan berbagai tatanan nilai yang ada di dalam masyarakat, yang membutuhkan pelacakan, riset dan tafsir kritis.
Berkaitan dengan hal itulah, lontaran gagasan suatu festival ekologis untuk kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah sangat dibutuhkan. Selama ini tak ada suatu festival dengan tematik yang berfokus kepada sistem ekologi yang ada di lingkungan masyarakatnya. Tentu saja, setiap khasanah senibudaya memiliki satu pijakan ekosistem. Tapi selama ini disajikan semata-mata hanya sekadar dengan pendekatan performing art dan visual art, dan itupun dengan berbagai kelemahan di dalam pengelolaan manajemen panggung.
Festival ekologis sangat dibutuhkan oleh kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah dalam kaitannya untuk mencari tanda utama (icon), dan sekaligus sebagai proses pendidikan tentang lingkungan hidup yang berkaitan dengan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat. Berhikmat kepada ekosistem dengan kesadaran kepada lingkungan hidup di antara krisis global yang sangat berpengaruh kepada lingkungan lokal, maka festival ekologi mendasarkan diri kepada upaya untuk menciptakan kesadaran tatanan nilai melalui suatu tafsir dan rumusan baru tentang ruang kehidupan untuk masadepan.
Saatnya kini Pemda kota Palu dan Provinsi Sulawesi Tengah mengubah paradigma festival dan menjadikan wilayah Sulawesi Tengah sebagai tolok ukur di dalam penyelenggaraan festival yang bersifat alternatif, menjadikan visi dan strategis ekologis sebagai dasar bagi penyelenggaraan khasanah senibudaya dalam bentuk festival yang semata-mata bukan hanya seni pertunjukan dan senirupa dalam konsep konevensional.
Dalam kaitannya dengan lontaran di atas itu, sudah semestinya Dewan Kesenian Palu (DKP), Dewan Kesenian Sulawesi Tengah (DKST), Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata serta Taman Budaya Sulawesi Tengah (TBST) membuka diri dan melibatkan berbagai komunitas dari berbagai disiplin serta kaum akademisi dan pemikir kebudayaan untuk membentuk suatu forum dialog, suatu forum gagasan kritis untuk mengkaji kembali serta merumuskan berbagai pemikiran visioner untuk kehidupan mendatang bagi generasi muda-remaja-anak-anak pemilik masa depan, pewaris khasanah kebudayaan. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia