Sabtu, 26 September 2026
Opini  

Batas Atas Batas Bawah Pertanggungjawaban Pejabat Negara

Oleh: H Sofyan Farid Lembah

ALMARHUM Prof Sjahran Basah meski dengan nafas tersengal di salah satu perkuliahannya selalu mengingatkan soal pertanggungjawaban seorang Pejabat Administrasi Negara.
Kepada rakyat yang diperintahnya, ada batas atas batas bawah yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya sebatas administratif belaka tapi kepada Tuhan Yang Kuasa semuanya musti dipertanggungjawabkan. Inilah konsekuensi sebagai Negara Hukum Berdasarkan Pancasila yang telah kita sepakati.

Guru Besar Hukum Administrasi Negara di Universitas Padjadjaran ini mengingatkan betapa beratnya secara hukum dimana dalam sikap tindaknya, seorang Pejabat harus mendasarkan seluruh ucapan dan beleid juga kebijakannya patuh terhadap hukum yang berlaku. Bahkan etika pemerintahan harus menjiwai seluruh sikap tindaknya. Inilah batas bawah yang dimaksudkan. Sama halnya dengan pertanggungjawaban kepada Rakyat baik secara langsung maupun tidak langsung lewat perwakilan rakyat.

Pejabat bukan hanya bisa meyakinkan nota pertanggungjawabannya sebagai progres apa yang telah dilakukannya dan apa yang tidak bisa dilakukannya selama menjabat. Pada intinya dia harus jujur ungkapkan implementasi janji janji saat kampanye dahulu. Bukan hanya pemenuhan kebutuhan rakyatnya tapi ekspektasi apa yang diharapkan tercapai di masa pemerintahannya.

Bila ada kegagalan itupun harus disampaikan apa adanya hingga masyarakat bukan saja bisa menilai apakah rakyat puas atau tidak puas tapi sampai pada salah atau tepatnya pilihan mereka terdahulu dalam memilih pemimpinnya.

Soal pertanggungjawaban ini memang soal krusial, kadang luput dari tolok ukur pikir seseorang ketika hendak mengejar jabatan. Ketika jabatan menjelma menjadi amanah maka dia harus menjadi bahagian tidak terpisahkan. Menjadi krusial ketika amanah itu dianggap tidak perlu dipertanggungjawabkan kepada Tuhan.

Pertanggungjawaban kepada Tuhan merupakan Batas Atas yang wajib dilakukan. Inilah bentuk paling tertinggi dalam ajaran Hukum Administrasi Negara.Inilah kita pahami mengapa Gunung enggan menerima amanah. Manusia termasuk gila mau mengemban amanah.

Menjalani jabatan sebagai amanah seringkali dalam praktek terjadi banyak peristiwa. Ada yang berhenti di jalan karena dipaksa berhenti, ada yang undur diri, ada berhenti karena meninggal dunia dan yang bersyukur dia berhenti karena habis masa jabatan. Dalam kaitan ini, harus dipahami pertanggungjawaban bukan dimulai saat habis masa jabatan akan tetapi sejak jabatan atau amanah itu diletakkan maka tanggungjawab secara hukum dan moral sudah harus dilakukan.

Inilah yang jarang dipahami pejabat administrasi negara. Mereka mengira pertanggungjawaban itu ada dibelakang pasca jabatan berakhir.
Rakyat, Hukum dan Tuhan sendiri memulai kerjanya sejak saat ditetapkannya beschikking. Taklah heran, bila ada maladministrasi, bahkan korupsi terjadi lewat sikap tindak melampaui wewenang, lalai, melawan hukum hingga meminta imbalan jasa berupa uang dan barang dan lainnya pasti diikuti pencopotan jabatan, demosi hingga pemberhentian dan tinggal dipesakitan dalam hotel prodeo ditambah dihapuskannya hak pensiun.

Lebih celaka lagi bila ajal menjemput sebagai bentuk jalannya ‘Tangan Tuhan’ sebelum semuanya dipertanggungjawabkan. Bahkan pertanggungjawaban terpaksa bergeser dilakukan di alam kubur menghadapi malaikat yang super teliti tak kenal koneksi dan jauh lebih ekstreem dari BPKP, BPK apalagi KPK.

Merenungi soal Hukum dan Moral pada bentuk pertanggungjawaban HAN disaat menunggu perbaikan sol sepatu di salah satu sudut kota Palu mempunyai kesan tersendiri. Bukan hanya menyadarkan diri soal ajaran Guru Besar Prof Sjahran Basah saat perkuliahan pasca sarjana di UNPAD dulu tapi lebih penting menyiapkan diri membuat pertanggungjawaban atas amanah selama di Ombudsman dan merealisasikan mana program yang belum diselesaikan.
Alhamdulillah masih ada waktu sebelum ajal menjemput. Tak rela bila ada sahabat yang menghujat saat di pembaringan apalagi “ba toje toje” kuburku kelak.

HARIMAU MATI MENINGGALKAN BELANG, MANUSIA WAFAT TINGGALKAN NAMA. SEORANG PEJUANG DIA TIDUR SENDIRI DALAM PEMBARINGAN AKHIR HANYA BERTEMAN SELAMANYA DENGAN AMAL PERBUATANYA.
Palu, Juni 2022

(Penulis adalah Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tengah)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam