Relawan Musisi Parimo Turun ke Jalan Galang Dana Bantu Korban Banjir Bandang Torue

  • Whatsapp
Relawan Musisi Parimo saat melakukan penggalangan dana di jalan Trans Sulawesi Desa Bambalemo. Foto - Aswadin/PE

PALUEKSPRES,PARIMO – Relawan Musisi Parigi (RMP) Peduli Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, menggelar aksi bermain musik di jalan dengan menampilkan penyanyi-penyanyi terkenal di daerah itu dalam rangka penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang di Desa Torue Kecamatan Torue.

“Aksi penggalangan dana untuk korban banjir bandang di Desa Torue, kami laksanakan secara serentak bersama musisi Kabupaten Sigi, dan Kota Palu.” kata Zulfikar Ketua Relawan Parimo di Parigi, Kamis (25/8/2022).

Bacaan Lainnya

Menurut Zulfikar, penggalangan dana oleh relawan Parigi Moutong ini digelar di empat titik di setiap sudut Kota Parigi dan di tempat ramai lainnya.

“Penggalangan dana kami mulai sejak Rabu hingga Sabtu, 27 Agustus 2022, dan hari ini kami gelar di jalur Trans Sulawesi Desa Bambalemo,” kata Zulfikar di Parigi, Kamis (25/8/2022).

Menurut Zulfikar, antusias masyarakat sangat luar biasa dalam memberikan sumbangan kepada mereka. Tujuan dari aksi kemanisiaan ini katanya, untuk meringankan sedikit beban warga korban banjir di Desa Torue. “Berapa pun sumbangan yang diberikan kami terima.” kata dia.

Menurut Zulfikar, mereka tidak hanya fokus pada kegiatan musik saja, namun juga aktif pada kegiatan sosial termasuk ikut menggalang dana untuk membantu korban yang terdampak bencana banjir.

“Beberapa peristiwa bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah, termasuk Masamba, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Gorontalo kami turun ke jalan menggalang bantuan,” ungkapnya.

Menurutnya, uang hasil dari aksi penggalangan dana tersebut, akan dirampungkan untuk pembelian sembako. Dia berharap, semoga langkah kecil yang mereka lakukan mendapat berkah.

“Jadi, sumbangan ini kami salurkan jika sudah rampung. Pada penyaluran bantuan nanti, sekaligus kami laksanakan trauma healing terhadap anak-anak terkena musibah di desa itu,” ujarnya.(asw/PaluEkspres)

Pos terkait