oleh

Promosi Pariwisata di Palu Lemah

 

Pemkot Respons Pembentukan Badan Promosi Pariwisata
PALU,PE-Meski memiliki potensi wisata yang unik dengan pemandangan Teluk Palunya yang menawan, namun promosi destinasi wisata di Palu dinilai masih sangat lemah. Ini diungkapkan salah satu pengurus Badan Promosi Pariwisata (BPP) pusat, Dr Khrisna Nur Pribadi, sebagai salah satu pemateri dalam seminar sosialisasi promosi wisata yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palu, di Palu Golden Hotel, Selasa 8 September 2015.

Padahal kata dosen ITB yang biasa mempromosikan sejumlah destinasi wisata Indonesia keluar negeri ini, Palu termasuk daerah yang sangat eksotik. Dengan garis pantai yang unik dan terletak di sebuah teluk yang indah.

‘‘Namun, gaungnya Palu itu belum terdengar samasekali di luar sana. Jangankan di luar negeri, dalam negeri saja belum banyak yang tahu Palu itu punya keindahan alam yang sangat menawan,“ ujarnya di hadapan sejumlah pelaku usaha industri pariwisata dan hotel.
Padahal bila dibanding daerah-daerah lain di Indonesia, potensi wisata yang dimiliki Palu sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik.

Mengapa sampai belum terdengar gaung destinasi wisata dari Palu? Salah satu kendalanya karena lemahnya ajang promosi pariwisata terhadap potensi wisata yang ada.
Karena itulah kata Khrisna sangat diperlukan suatu badan yang bisa mendorong dan menggerakan ajang promosi pariwisata Palu.

Dari sisi pembangunan ekonomi nasional, sektor yang kini menjadi andalan pemerintah kata Khrisna adalah sektor pariwisata. ‘‘Sektor tambang kita anjlok, sektor industri juga. Sekarang tinggal pariwisata neh yang jadi andalan kita,“ ujarnya.

Khrisna pun mendorong agar pemerintah dan swasta bersama-sama memajukan pariwisata di Palu
Badan Promosi Pariwisata (BPP) adalah lembaga swasta yang akan bekerja mendorong tumbuhnya sektor pariwisata di Indonesia melalui ajang promosi.

Merespons saran yang disampaikan Khrisna, Sekretaris Disparekraf, Bambang Nugraha menyatakan siap mendukung upaya BPP pusat mendorong promosi pariwisata di Kota Palu. ‘‘Sebagai pemerintahan kami siap. Dan, ini bukan pertemuan terakhir, karena kita akan bertemu kembali untuk membahas lebih lanjut pembentukan BPP daerah. Ini penting, kami akan libatkan semua pihak terkait. Termasuk dari pihak pelaku bisnis industri pariwisata,“ demikian Bambang. (mrs)

News Feed