KPU Parigi Moutong : Peserta Pemilu Wajib Menyampaikan LPPDK

  • Whatsapp
KPU Parimo gelar Rakor penyampaian LPPDK peserta Pemilu 2024, Senin (26/2/2024). Foto - Aswadin/Palu Ekspres).

Parimo, PaluEkspres.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menegaskan, bahwa peserta Pemilu di daerah itu wajib menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK).

“Apabila hasil audit kantor akuntan publik (KAP) nanti tidak direkomendasikan, maka kepesertaan sebagai peserta Pemilu bisa dibatalkan,” ujar ketua KPU Parimo, Aryana ditemui usai Rakor penyampaian LPPDK di ruang rapat KPU, Senin (26/2/2024).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, begitu pentingnya penyampaian LPPDK tersebut oleh Partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024. Apabila tidak melakukan pelaporan, Calon Legislatif (Caleg) terpilih bisa dibatalkan.

Sehingga, partai politik atau peserta Pemilu 2024 diberi batas waktu pelaporan LPPDK pada tanggal 29 Februari 2024 pukul 23.59 Wita.

“Jadi pelaporannya melalui aplikasi sistem informasi kampanye dan dana kampanye (Sikadeka) ke kantor akuntan publik yang tunjuk oleh KPU RI,” jelasnya.

Ia mengatakan, soal peserta Pemilu yang tidak melakukan pelaporan LPPDK, itu menjadi kewenangan kantor akuntan publik untuk melakukan audit.

“Dari hasil audit kantor akuntan publik, akan dikeluarkan rekomendasi. Apakah itu rekomendasi memenuhi syarat atau tidak, makanya semua Caleg wajib melaporkan dana kampanyenya,” ujarnya.

Rakor dihadiri partai politik peserta Pemilu dan ketua Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong. (asw/paluekspres)

Pos terkait