oleh

Mau Sekolah Selesai Langsung Jadi PNS, Ikut Program Ini

PALU EKSPRES, PALU – Sejumlah perwakilan dari lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Perhubungan RI, menggelar sosialisasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR), untuk tahun akademik 2017/2018, di aula SMK Negeri 1 Palu, Kamis 30 Maret 2017.

Lembaga-lembaga pendidikan tersebut, yakni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) dan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Jakarta.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh beberapa perwakilan siswa dari berbagai SMA dan SMK di Kota Palu tersebut, para siswa diajak, untuk mendaftarkan diri menjadi Taruna, sebagai bagian dari pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Perhubungan, baik itu di darat, laut maupun udara.

Kepala Dinas Perhubungan Sulteng, Abdul Haris Renggah, menyebutkan sosialisasi tersebut membuka peluang bagi para anak bangsa, khsususnya yang berasal dari Sulteng.

“Ini tentunya sebagai bentuk tanggung jawab kami, bersama BPSDM (Badan Pengembangan SDM) Kemenhub RI. Ini juga sesuai, dengan komitmen kami, mendukung visi misi Gubernur, dalam upaya peningkatan SDM dan Sumber Daya Aparatur. Olehnya, peluang seperti ini dimanfaatkan oleh Pemprov,” kata Abdul Haris.

13 Provinsi termasuk Sulteng, telah meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak STTD, sebagai salah satu bagian dari Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID).

Melalui MoU tersebut, Pemprov Sulteng telah mengutus beberapa pelajar yang berasal dari berbagai daerah di Sulteng, untuk turut serta mengikuti proses pendidikan di STTD, melalui jalur Pembibitan.

“Sejak tahun kemarin, kita sudah melakukan proses pengiriman untuk rekrutmen, sebanyak 11 orang, dari beberapa daerah,” tambahnya.

Melalui proses pembibitan tersebut, menurut Haris para siswa yang diutus, dapat memiliki jaminan masa depan, ketika telah menyelesaikan proses pendidikan, dalam bentuk jaminan pengangkatan sebagai pegawai negeri.

Hanya saja, Haris mengungkapkan untuk saat ini, Pemprov belum bisa memberikan bantuan subsidi, kepada anak-anak yang telah diutus. Namun, ia mengaku, akan berupaya agar Pemprov dapat memberikan bantuan subsidi pendidikan tersebut.

“Untuk sementara, ada beberapa daerah yang memberikan bantuan subsidi, kami di Pemprov ke depan akan mengupayakan. Tapi yang jelas, dibanding perguruan tinggi lainnya, baik negeri atau swasta, ini jauh lebih murah, dan jelas ada jaminan masa depan,” ungkapnya.

Olehnya, Haris mengharapkan, kepada seluruh pemerintah daerah, untuk ikut serta membangun komitmen, bersama dengan Pemprov, sebagai bagian dari upaya pemerintah, memberikan kesempatan kepada anak-anak bangsa, untuk melanjutkan pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan tersebut, dan berbakti kepada daerah nantinya.

“Saya kira, sudah saatnya pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama, memberikan kesempatan kepada anak-anak bangsa kita,” tandasnya.

(mg01/Palu Ekspres)

News Feed