Jakarta, PaluEkspres.com – Nama Conor Kennedy, mantan pacar penyanyi Taylor Swift, kembali menjadi sorotan. Pria yang merupakan putra Menteri Kesehatan Amerika Serikat Robert F. Kennedy Jr. itu kini masuk daftar pencarian orang (DPO) internasional Rusia.
Dikutip dari People, Conor dituding Rusia pernah menjadi tentara bayaran yang bertempur bersama pasukan Ukraina dalam perang melawan Rusia. Pengadilan Distrik Basmanny di Moskow sebelumnya mengizinkan penangkapan Conor secara in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa pada 12 Agustus 2026.
Dikutip dari sejumlah laporan media internasional, Conor bergabung dengan International Legion Ukraina pada 2022. Saat itu, dia secara diam-diam pergi ke Ukraina dan ikut bertempur di wilayah Kharkiv.
Conor disebut tidak memiliki pengalaman militer sebelum bergabung. Dia kemudian mengungkap pengalaman tersebut melalui media sosial dan mengatakan keputusannya didorong keinginan untuk membantu Ukraina menghadapi invasi Rusia.
Rusia menjerat Conor dengan pasal yang mengatur keterlibatan tentara bayaran dalam konflik bersenjata. Jika ditangkap dan dinyatakan bersalah, dia disebut terancam hukuman penjara 7 hingga 10 tahun.
Upaya hukum dari tim Conor untuk menentang keputusan penangkapan tersebut juga dilaporkan ditolak oleh pengadilan Rusia.
Pernah Pacaran dengan Taylor Swift
Sebelum namanya dikaitkan dengan perang Rusia-Ukraina, Conor Kennedy dikenal publik karena hubungan singkatnya dengan Taylor Swift pada 2012.
Hubungan tersebut berlangsung ketika Conor masih berusia muda dan menjadi sorotan media hiburan Amerika. Kisah asmara itu turut membuat nama keluarga Kennedy kembali menjadi perhatian penggemar Swift.
Kini, Conor telah menjalani kehidupan yang berbeda. Ia diketahui menikah dengan penyanyi asal Brasil, Giulia Be, pada 2026.
Conor sendiri saat ini tidak berada di Rusia. Setelah menjalani sekitar dua setengah bulan di Ukraina pada 2022, dia kembali ke Amerika Serikat dan melanjutkan studinya di Georgetown University.
Masuknya Conor ke daftar buronan Rusia membuat kisah mantan kekasih Taylor Swift tersebut kembali mencuri perhatian, kali ini bukan karena kehidupan selebritas, melainkan karena keterlibatannya dalam konflik Rusia-Ukraina.






