Sabtu, 8 Agustus 2026

Gas Langka, Pemda Sidak Pemilik Pangkalan

PALU EKSPRES, PARIMO – Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Parigi Moutong terpaksa melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan monitoring terhadap pemilik pangkalan Gas Elpiji 3 Kilogram di wilayah Kota Parigi.

Hal itu dilakukan guna mencari tahu apa penyebab terjadinya kelangkaan gas Elpiji di wilayah itu.
Kepala Bagian Ekonomi, Aziz Tombolotutu kepada wartawan belum lama ini, mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima olehnya sebagai pihak yang menangani langsung proses pendistribusian gas elpiji 3 kilogram, bahwa beberapa pekan terakhir ini terjadi kelangkaan di wilayah Kota Parigi.

Akikibat kelangkaan tersebut, warga yang berhak menggunakan gas elpiji bersubsidi mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Parahnya lagi, kata dia, harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji sesuai yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, kini di pasaran harganya melambung tinggi.

“Ini sangat sulit kami tolerir, jika memang masalah yang terjadi seperti saat ini, maka sesuai surat perintah tugas dari Wakil Bupati Parimo, kami melakukan sidak dan monitoring ini,” ujarnya.

Menurut Aziz, operasi yang dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) kurang lebih 13 Pangkalan gas elpiji 3 kilogram yang terdaftar, semua didatangi. Kemudian dilakukan wawancara singkat kepada semua pemilik pangkalan terkait jatah, harga yang dipasarkan kepada warga dan harga yang diberikan dari pihak agen.

Ia berjanji, pihaknya juga akan mencari tahu penyebab terjadinya kelangkahan gas elpiji 3 kilogram saat ini, dan mengapa gas gas tersebut bisa sampai ke tangan para pengecer yang menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.

Ia pada prinsipnya mengaku heran dengan mekanisme pendistribusian gas elpiji 3 kilogram tersebut ke setiap pangkalan di Kota Parigi dan sekitarnya. Sebab, berdasarkan pengakuan pihak SPBE di Desa Pangi Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parimo, tidak akan mungkin terjadi kelangkaan di wilayah Kota Parigi sebab mobil pengangkut gas melakukan pendistribusian hingga dua kali dalam sehari.

“Makanya kami mencari tahu dulu dari pihak pangkalan, dari sini nanti akan ketahuan mengapa ada kelangkahan gas,” tandasnya.

(mg4/Palu Ekspres)    

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital