oleh

Ipar Bupati Morowali Nonjob

PALU EKSPRES, MOROWALI – Perombakan kabinet pasangan Anwar Hafid dan Sumisi Marunduh (AS) pada Jumat pekan lalu, banyak menuai protes dari sejumlah kalangan karena merasa tidak puas. Bahkan, ada juga sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang mencucurkan air mata ketika perombakan telah berlalu beberapa hari sesudah pelantikan. Bahkan, cerita buruk dan baik di instnsi masing- masing yang terkena dampak perombakan tersebut.

Salahsatu pejabat yang dinonjob adalah Robby yang merupakan ipar Bupati Morowali Anwar Hafid. Adik kandung istri Bupati Morowali ini, nonjob setelah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Morowali.

Saat ditemui, Robby menjelaskan kalau ia sangat kaget ketika mendengar namanya tercantum dalam daftar pejabat yang nonjob pada pelantikan pada Jumat pekan lalu. Namun, bagi Robby, ia menerima dengan lapang dada karena menurutnya, atasan yang menilai kinerjanya selaku ASN di lingkup Pemda Morowali.

Sementara itu, salah satunya dinas yang terkena dampak perombakan, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (kominfo), di mana Kepala Dinasnya, Ir. H. Umar Rasyid dimutasi ke jabatan yang baru selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans).

Beberapa staf yang ditemui di ruangannya, mencucurkan air mata ketika mengetahui H. Umar Rasyid tidak lagi menjabat sebagai Kadis Kominfo. Alasan mereka, kadis yang lama adalah sosok kepala dinas yang patut diteladani dan begitu banyak meninggalkan kesan yang baik dan mendidik bagi ASN di Dinas Kominfo.

Hal tersebut diungkapkan Hajra selaku bendahara pengeluaran di Dinas Kominfo Kabupaten Morowali.
Ditemui beberapa hari lalu, Hajra kepada Palu Ekspres berharap pergeseran kepimpinan di Dinas Kominfo lebih bagus lagi dari kepemimpinan H. Umar Rasyid.

“Mudah- mudahan kepala dinas yang baru nanti bisa mengobati hati kami yang ditinggalkan kadis yang lama,” ujarnya.
Hajra menjelaskan sudah 10 tahun di bawah kepemimpinan H. Umar Rasyid. Tepatnya, sejak H. Umar Rasyid masih menjabat sebagai Kadis Pertambangan kemudian dimutasi sebagai Kadis Kominfo.

Lain halnya yang terjadi di Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBD) Morowali. Setelah Drs Yosart Kardiat masuk dalam daftar nama pejabat yang nonjob, justru para stafnya merasa senang dan melakukan syukuran atas hal tersebut.

(mg1/Palu Ekspres)

News Feed