Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Sulteng Salah Satu Provinsi Prioritas Dana Stimulus Perikanan

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo menyerahkan baantuan kepada salah seorang nelayan di sela-sela kunjungan kerja di Palu, Selasa (9/6/2020). Foto: Abidin/PE

PALU EKSPRES, PALU- Kementerian Kelautan dan Perikanan RI telah mengusulkan tambahan anggaran dalam APBN 2020 sebesar Rp1,024 triliun, yang akan dialokasikan sebagai stimulus bagi nelayan di sektor perikanan tangkap dan budidaya yang terdampak pandemi COVID-19.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI,  Edhy Prabowo mengatakan Sulteng akan menjadi salah satu prioritas anggaran stimulus tersebut  karena memiliki potensi perikanan yang besar. Di antaranya memiliki 4 wilayah perairan perikanan, yaitu Selat Makassar, Laut Sulawesi, Teluk Tolo, dan Teluk Tomini.

“Kami mengajukan Rp1,024 triliun. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terealisasi. Saya harap dan yakin dari angka itu, Sulteng akan menjadi salah satu prioritas dengan alasan memiliki potensi perikanan yang luar biasa,” kata Edhy Prabowo saat berkunjung ke Palu untuk melaunching ekspor perdana ikan tuna sirip kuning ke Jepang, Selasa (9/6/2020).

Ia menjelaskan anggaran stimulus tersebut  diperuntukkan bagi masyarakat sektor perikanan yang terdampak pandemi COVID-19. Dana itu  bertujuan untuk membangun sektor perikanan tangkap dan budidaya  yang diberikan dalam bentuk  program-program kegiatan kelompok.

“Itu bukan dana dibagi ke perorangan, tapi berupa kegiatan dalam kegiatan kelompok. Berupa program-program salah satunya padat karya, yang intinya menyerap lahan pekerjaan,” kata Edhy.

Selain dari APBN, Edhy mengungkapkan pihak Kementerian juga memiliki anggaran Badan Layanan Umum (BLU) keuangan mikro sebesar Rp1 triliun. Dana ini menurutnya belum dimanfaatkan secara maksimal sejak dulu. Anggaran tersebut diakuinya akan didorong secara maksimal ke daerah-daerah.

“Ini siapa yang rajin, siapa yang cepat dia yang akan dapat duluan. Makanya daerah yang bisa bergerak cepat ini bisa segera dimanfaatkan, tidak perlu agunan. Agunannya adalah kegiatan yang tentunya harus diverifikasi, dan bunganya 3 persen masih di bawah KUR. Saya yakin kalau dimanfaatkan, akan banyak membantu masyarakat apalagi yang terdampak pandemi,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization