oleh

Empat Lokasi Huntara di Palu dan Sigi Dibantu Wifi Gratis

PALU EKSPRES, PALU- Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah (OJK Sulteng) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah (FK IJK) menyerahkan bantuan 39 unit handphone serta pemasangan jaringan internet wifi gratis sebesar Rp137.500.000 di sejumlah hunian sementara (Huntara) di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.
Di Huntara Petobo dibantu sebanyak 3 titik wifi, huntara Sigi sebanyak 2 titik, huntara hutan kota (lapangan golf) sebanyak 3 titik, huntara Mamboro sebanyak 1 titik dan Panti Asuhan Al-Hidayah sebanyak 1 titik dengan jangka waktu pemasangan selama 1 tahun serta penyerahan. Total nilai bantuan Wifi tersebut Rp137.500.000.
Bantuan ini merupakan salah satu upaya OJK, FKIJK bersama Polda Sulteng untuk membantu akses informasi bagi masyarakat khususnya anak-anak di Huntara dalam menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta mengedukasi dan meningkatkan literasi keuangan di tengah pandemi Covid-19.
Terlaksananya kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara OJK dan FKIJK bersama pemangku kepentingan lainnya yakni Gubernur, Kepolisian Daerah, Korem 132 Tadulako dan Telkom Wilayah Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini bertempat di Huntara Lapangan Golf Kecamatan Mantikulore Kelurahan Talise dan dihadiri sekitar 50 orang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Turut hadir Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, Kepala Kantor OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar, Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makhruf, Ketua FKIJK Rahmat Abdul Haris, Ketua Perbarindo FGWB Tutuhatunewa, dan Manager CDC Telkom Wilayah Sulteng Mahyudin.
Gubernur Sulteng Longki Djanggola, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada OJK dan FKIJK atas terselenggaranya acara penyerahan bantuan jaringan internet serta penyerahan 39 unit handphone. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat khususnya bagi anak-anak Huntara dalam mengakses informasi dan sarana pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satu sektor yang terkena dampak cukup signifikan yakni sektor pendidikan. Covid-19 telah mengubah secara sistemik model dan pola pembelajaran dari model
tatap-muka menjadi daring. Solusi yang ditawarkan yakni melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).
“Pembelajaran jarak jauh menjadi solusi agar proses pendidikan tetap berjalan. Melalui bantuan jaringan internet ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Longki sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Palu Ekspres, Senin (19/10/2020).
Kapolda Sulteng, Abdul Rakhman Baso, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa perlunya sinergi dari berbagai pihak untuk dapat memberikan kemudahan akses internet kepada pelajar khusunya di huntara.
“Pandemi menjadi keprihatinan bersama. Namun, hal itu tidak boleh menghalangi peserta didik untuk mendapatkan akses pembelajaran. Kami berharap dengan adanya sinergi seperti ini, pelajar dapat mengakses internet dan dapat meringankan beban orang tua dalam menghadapai dampak ekonomi di situasi pandemi saat ini,” ujarnya. Selanjutnya, Kepala OJK Sulteng Gamal Abdul Kahar, dalam sambutannya mengharapkan bantuan Wifi gratis dapat membantu anak-anak bisa belajar secara daring selama masa pandemi.
“Kondisi pandemi Covid-19 saat ini jangan sampai melemahkan semangat dan kualitas belajar mengajar. Olehnya kami mengharapkan agar bantuan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan dapat membantu anak-anak di Huntara bisa belajar secara daring selama masa pandemi ini,” kata Gamal. (**/fit/palu ekspres )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed