Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Petahana “Diserang”, Debat Publik Paslon Wali Kota Palu Berjalan Lancar

Empat Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu mengikuti debat publik putaran pertama, Selasa 27 Oktober 2020 di Hotel Best Western Palu. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Debat publik Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu putaran pertama, Selasa 27 Oktober 2020 digunakan Paslon lain “menyerang” sejumlah program dan kebijakan calon petahana.

Paslon nomor urut 1 Aristan-Mahyudin misalnya yang menyatakan bahwa penanganan rehabilitasi -rekonstruksi yang dilakukan Pemkot Palu berjalan lambat. Utamanya soal pemenuhan  Hunian Tetap (Huntap) bagi penyintas bencana dan percepatan penyaluran dana stimulan.

Aristan yang diberikan kesempatan untuk bertanya bagi tiga Paslon lainnya langsung mengajukan pertanyaan itu ke calon nomor 3, Hidayat-Habsa Yanti Ponulele. Ia menyebut bahwa masih ada ribuan penyintas yang belum mendapat Huntap. Ribuan lainnya saat ini masih berada di Hunian Sementara (Huntara).

“Ini fakta, survei berbagai kalangan menyatakan pemenuhan Huntap oleh Pemkot Palu berjalan lambat,”serang Aristan.

Sementara itu, Paslon nomor urut 2, Hadianto Rasid menyoroti kebijakan Pemkot Palu terkait upaya penganggaran revitalisasi penerangan jalan umum (PJU) yang baru dilakukan diakhir masa jabatan.

“Kenapa baru sekarang dilakukan,” kata Hadi.

Sementara itu, Paslon nomor urut 4, Imelda Liliana Muhidin-Arena Parampasi menyoroti sistem pendataan yang belum akurat terkait penerima stimulan perbaikan rumah rusak.

Menanggapi soal lambatnya Huntap, calon petahana Hidayat menjelaskan bahwa Pemkot sebenarnya justru lebih cepat. Bahkan saat ini Huntap yang telah tersedia sudah menyentuh angka 2 ribu unit.

Sementara melalui alokasi APBD, pihaknya juga telah membangun Huntap di Kelurahan Balaroa.

“Huntap itu semuanya diupayakan Pemkot Palu di saat Huntap dari pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PUPR belum tersedia,”ujarnya.

Hidayat sebaliknya bertanya survei yang disebut Aristan sumbernya tidak jelas

“Jika dibilang lambat. Itu survei dari mana. Justru sebaliknya Palu lebih cepat menyediakan,” sanggah Hidayat.

Sementara terkait revitasliasi PJU, Hidayat memaparkan bahwa, anggaran revitalisasi sedianya sudah dibahas sejak tahun 2017. Namun sayangnya tahun 2018 terjadi bencana sehingga program revitalisasi itu tertunda.

“Tahun ini baru kita anggarkan kembali melalui kerjasama investasi. Rencana kami mengganti semua bolam PJU dengan Nilam LED hemat energi,”jelasnya.

Selanjutnya soal pendataan penerima stimulan. Hidayat mengaku data sebenarnya sudah klop di angka 50 ribu lebih. Namun hampir dua tahun pascabencana, ribuan orang kembali dari luar lalu melaporkan kembali kerusakan rumahnya.

“Sulit kami menjelaskan secara detail bagaimana perkembangan Huntap dan stimulan dengan waktu yang sangat terbatas ini,”ujar Hidayat.

Meski begitu, debat publik putaran pertama berjalan lancar dan aman. Debat dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan Covid 19. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital