oleh

Wabup Parimo Pimpin Rapat, Bahas Penertiban Situasi di Tambang Emas Buranga

PALU EKSPRES, PARIMO– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bersama Pemerintah Kecamatan Ampibabo melakukan rapat koordinasi dalam rangka penertiban situasi di pertambangan ilegal di Desa Buranga Kecamatan Ampibabo, Kamis (25/2/2021), di Kantor Camat Ampibabo.
Diketahui, lokasi pertambangan di Desa Buranga baru saja terjadi longsor yang mengakibatkan 6 orang dilaporkan meninggal dunia, kemudian yang selamat 16 orang. Sementara dalam pencarian satu orang.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai, didampingi Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, dan dihadiri pihak TNI, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan aparat desa Buranga.
“Persoalan ini akan kita tindaklanjuti dengan apa yang telah disepakati bersama dalam rapat tadi,” ujar Badrun Nggai ditemui sejumlah wartawan, Kamis (25/2/2021), usai melakukan rapat koordinasi di Kantor Camat Ampibabo.
Menurutnya, persoalan PETI atau tambang Emas ilegal di wilayah Desa Buranga itu, bukan merupakan tanggungjawab pihaknya. Namun demikian, katanya, hal ini tetap menjadi tanggungjawab Pemkab Parimo karena insiden kejadiannya di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.
“Jadi setelah mendengarkan saran dan masukan dari peserta rapat, maka disepakati beberapa hal,” ujar Badrun Nggai.
Adapun, beberapa poin yang disepakati dalam rapat itu pertama, penutupan tambang ilegal di Desa Buranga. Kedua, hasil keputusan itu akan ditindaklanjuti ke tingkat rapat Forkopimda terkait pertambangan ilegal se- Kabupaten Parimo. Dan ketiga, hasil rapat forkopimda akan dilaporkan kepada Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah. (asw/palu ekspres)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed