Sabtu, 8 Agustus 2026

NU-Muhammadiyah Juga Tolak Investasi Miras

Polres Sigi saat melakukan pemusnahan barang bukti Miras dan senjata rakitan, Selasa (22/12/2020) di Mako Polres Sigi. Foto: Niko/PE

PALU EKSPRES, JAKARTA – Dua ormas Islam terbesar di tanah air, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, kompak menolak rencana pemerintah menjadikan industri minuman keras (miras) keluar dari daftar negatif investasi. Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bakal menyampaikan tausiah khusus soal investasi miras hari ini (2/3).
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, Alquran telah jelas mengharamkan miras karena menimbulkan banyak mudarat. Said mengutip Alquran surah Al Baqarah ayat 195 yang artinya janganlah kamu menjatuhkan diri sendiri dalam kebinasaan.
Dia mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah harus selalu berpijak pada kemaslahatan orang banyak. ”Tasharruful imam ’alar ra’iyyah manuthun bil maslahah. Kebijakan pemimpin harus didasarkan pada kemaslahatan rakyat,” kata Said.
Pada bagian lain, Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menuturkan, sebaiknya pemerintah bersikap arif dan bijaksana serta dapat mendengar arus aspirasi masyarakat. ”Khususnya aspirasi dari umat Islam yang berkeberatan dengan diterbitkannya aturan itu,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan menyatakan, rencananya hari ini (2/3) pihaknya menyampaikan tausiah soal investasi miras tersebut. Bentuknya adalah tausiah. Sebab, pada 2009 lalu MUI sudah menerbitkan fatwa soal minuman keras atau minuman beralkohol.
Amirsyah juga mengatakan bahwa MUI Provinsi Papua dan Papua Barat telah menolak ketentuan investasi miras dalam Perpres 10/2021 itu. Sebagaimana diketahui, dalam lampiran III Perpres 10/2021 diatur investasi minuman beralkohol di empat provinsi. Yaitu, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua. (jpc)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital