Sabtu, 2 Mei 2026
Opini  

Kelola Kelembagaan bagi Kelompok Tani Hutan

Busranuddin Dg Masserang. Foto: Istimewa

Oleh Busranuddin Daeng Masserang *

Merujuk pada PP.13 MENLHK/ 2019 tentang Pendampingan di Bidang Kehutanan , maka dijelaskan salah satu tupoksi penyuluh kehutanan yaitu membangun kelembagaan. Kelembagaan yang dimaksud adalah Kelompok Tani Hutan atau kelompok masyarakat.
Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan kehutan, keberadaan kelompok boleh dikatakan sebagai pintu awal guna suksesnya suatu kegiatan khususnya dibidang kehutanan. Akan tetapi terkadang kelompok-kelompok yang dibentuk dan telah dilegalitaskan oleh pejabat yang berwenang, misalalnya kepala desa, dapat kandas di tengah jalan. Penyebabnya, banyak faktor. Salah satu faktor yang mendasar ketika kelompok dilingkungan masyarakat dibentuk dan diisi bukan oleh golongan masyarakat yang memang bergerak atau bersentuhan langsung dengan kegiatan. Singkat kata bukan pelaku utama (Petani). Hal ini menjadi polemik dasar dalam hal tata guna pembentukan kelompok agar kelompok dapat langgeng dan berkelanjutan dalam hal pembinaan serta pendampingan yang berkelanjutan.
Faktor yang berikutnya yaitu potensi. Masalah potensi merupakan kekuatan dasar dalam kelanggenan kelompok, di mana dalam satu kelompok yang terdiri dari beberapa orang masyarakat menyadari akan potensi yang mereka miliki, sehingga secara sadar membuat suatu kelompok masyarakat atau KTH (Kelompok Tani Hutan). Dengan adanya kesadaran akan potensi kelompok yang dimiliki, sudah barang tentu kelompok tersebut akan bertahan dan siap menjadi kelompok-kelompok atau KTH-KTH yang siap.
Faktor selanjutnya adalah pengurus inti, yang dimaksud pada pengurus inti yaitu ketua,bendahara san sekertaris. Dalam hal penentuan pengurus khususnya ketua diharapkan, sang ketua memiliki skill lebih dari pada pengurus inti lainya. Dan, yang lebih utama antara ketua, sekertaris dan bendahara memiliki sudut pandang yang sama dalam pengembangan suatu kelompok.
Penyuluh kehutanan yang terbagi atas 3 kategori, yaitu penyuluh Kehutanan PNS, Penyuluh Kehutanan Swadaya (PKSM) dan Penyuluh Kehutanan swasta, harus lebih bijak dalam hal melakukan pembinaan dan pendampingan di masyarakat.
Perlu disadari bahwa kekuatan awal dalam mengkoordinir masyarakat dalam berkelompok, adalah bidang kelola kelembagaan, di mana dalam kelembagaan hal mutlak harus adanya struktur organisasi kelembagaan. Semisal struktur organisasi Kelompok Tani Hutan, ketika beberapa faktor di atas telah ditelaah. Selanjutnya, kita masuk pada hal-hal prasarana seperti Buku Tamu, Buku Notulensi, Plang Nama dan sebagainya.
Yang perlu disadari bahwa pendampingan adalah sesuatu yang mudah akan tetapi jangan dimudah-mudahkan. Bukan pula sesuatu yang mudah tetapi jangan terlalu dipersulit. Hal yang utama dalam pendampingan yaitu keikhlasan dikarenakan pendampingan membutuhkan waktu yang singkat hingga kelompok binaan tersebut merasakan manfaat dari pendampingan tersebut.

*Koordinator Penyuluh Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Sulteng (UPT KPH Kulawi)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Pengamatan Perkembangan Konsumsi Konten Digital yang Menunjukkan Lonjakan Signifikan
Perubahan Pola Online Muncul Seiring Habanero Semakin Sering Terlihat
Struktur Analisis Alur Permainan Mahjong Ways Kasino Online melalui Momentum Sesi dan Aktivitas Gameplay
Elaborasi Sebaran Winrate Dinamis Mahjong Ways Terkait Pola Bermain dan Pergerakan Modal
Eksplorasi Mekanisme RTP Adaptif Mahjong Ways dalam Membentuk Pola Bermain Berdasarkan Jam dan Distribusi Modal
Interaksi Pengguna Mulai Berubah Ketika Mahjong Ways 2 Tampil Lebih Konsisten
Starlight Princess Hadirkan Bonus Bintang Premium dengan Peluang Hadiah Maksimal
Super Scatter Tawarkan Bonus Tambahan melalui Sistem yang Lebih Cepat
Pendalaman Pola Ritme Sesi Mahjong Ways Kasino Online terkait Spin dan Dinamika Permainan
Eksplorasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online dalam Observasi Premium dan Variasi Gameplay
Mahjong Ways Menyajikan Bonus Kombinasi Baru dengan Nilai yang Lebih Tinggi
Studi Pertumbuhan Platform Interaktif dalam Menunjang Hiburan Modern
Kajian Terkini tentang Perubahan Hiburan Digital di Era Mobile First
Eksplorasi Pola Ritme Permainan Mahjong Ways Kasino Online dalam Fase Akhir dan Variasi Gameplay
Interpretasi Sebaran Simbol Tinggi Mahjong Ways Kasino Online melalui Observasi Simbol Premium dan Dinamika Gameplay
Analisis Ritme Tumble Mahjong Ways Kasino Online berdasarkan Tempo Perputaran dan Perubahan Dinamika Gameplay
Pemetaan Pola Tumble Mahjong Ways Kasino Online dilihat dari Kecepatan Alur dan Tingkat Intensitas Permainan
Kajian Peran Scatter Mahjong Ways Kasino Online dalam Sesi Bermain Singkat serta Ragam Perubahan Gameplay
Pengamatan Variasi Tumble Mahjong Ways Kasino Online melalui Perubahan Tempo dan Hasil Gameplay yang Muncul
Telaah Mekanisme Tumble Aktif Mahjong Ways Kasino Online lewat Rangkaian Alur Beruntun dan Aktivasi Fitur Gameplay
Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online ditinjau dari Tempo Tumble dan Dinamika Gameplay
Karakter Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online dalam Tinjauan Tempo serta Intensitas Permainan
Eksplorasi Evaluasi Scatter Mahjong Ways Kasino Online pada Konteks Sesi Singkat dan Variasi Gameplay
Transformasi Frekuensi Tumble Mahjong Ways Kasino Online dalam Kerangka Tempo dan Keragaman Output Gameplay
Struktur Tumble Aktif Mahjong Ways Kasino Online berdasarkan Dinamika Alur Beruntun serta Pola Aktivasi Gameplay