OJK Gandeng UIN Palu Laksanakan Literasi Keuangan

  • Whatsapp
Kepala OJK Perwakilan Sulteng Gamal Abdul Kahar menyampaikan sambutannya pada kegiatan Literasi Keuangan di UIN Datokarama Palu, Selasa (19/10/2021). Foto: Humas UIN Palu

PALU, PALUEKSPRES– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu untuk melaksanakan literasi keuangan kepada masyarakat termasuk mahasiswa kampus tersebut.
“OJK terus berupaya untuk membangun pemahaman masyarakat umum tentang keuangan dengan pendekatan literasi lewat program OJK Goes to campus dengan melibatkan para pihak termasuk UIN Palu,” kata Kepala OJK Perwakilan Sulteng Gamal Abdul Kahar, di Palu, Selasa (19/10/2021), saat menyampaikan sambutan pada kegiatan OJK Goes To Campus berlangsung di UIN Palu.
Kata Gamal sebagaimana dikutip dari laman IAIN.ac.id, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui tentang keuangan, dan OJK memiliki kewajiban untuk menyampaikan kepada masyarakat sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 114 tahun 2020.
Karena itu, OJK melaksanakan program goes to campus yang merupakan tindak lanjut dari pencanangan bulan inklusi keuangan tahun 2021, bertujuan agar masyarakat dan pemuda termasuk mahasiswa memahami tentang keuangan.
“Salah satu yang menjadi point penting dalam inklusi keuangan yang diperingati setiap tahun berjalan pada bulan Oktober ini ialah, dapat meningkatnya peran maupun partisipasi masyarakat melalui literasi-literasi keungan,” katanya.
Dia mengatakan sesuai dengan Peraturan Presiden nomer 114 tahun 2020, maka OJK menargetkan tahun 2024, 90 persen masyarakat telah memahami tentang keuangan dan produk-produk industri jasa keuangan.
“Maka literasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, maupun pemahaman tentang produck industri jasa keuangan, nantinya tidak akan muda terperdaya oleh penawaran dan iming-iming perusahaan yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.
Sementara itu Rektor UIN Datokarama Palu Prof Sagaf Pettalongi merespon Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang menyasar generasi muda di UIN Palu sebagai hal yang sangat positif .
Ia menjelaskan mahasiswa menjadi satu komponen yang rentan rentan diperdaya dengan industri keungan yang tidak bertanggungjawab, karena itu hadirnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan akan mampu meminimalisir potensi itu.
“Program OJK khususnya literasi keuangan sangat membantu mahasiswa, dan kita-kita ini juga jangan sampai terjebak dalam investasi bodong seperti banyak yang terjadi,” sebutnya.
Prof Sagaf mengemukakan kegiatan goes to campus untuk literasi keuangan yang diklakukan OJK, memberikan dampak positif yaitu mahasiswa memiliki pengetahuan langsung dari OJK.
Bahkan, mahasiswa dapat mengetahui tentang perlindungan dalam transaksi keuangan dan transaksi yang aman, serta kemudahan dalam transaksi perbankan dengan sistem online yang aman dan nyaman.
“Oleh karena itu, kegiatan ini sangat positif bukan hanya untuk mahasiswa melainkan juga untuk seluruh komponen civitas akademik,” sebutnya Prof Sagaf. (bid/paluekspres)

Pos terkait