oleh

Liverpool Terpuruk, Jurgen Klopp Sebut Dirinya Bukan Badut

JAKARTA, PE – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp (JK) menjadi sorotan usai timnya tampil tak konsisten musim ini. Jelang big match melawan Arsenal di Anfield, Minggu (5/3) dini hari WIB, Klopp kembali disinggung soal performa timnya yang bak kisah Jekyll and Hyde (secara umum bercerita tentang kepribadian ganda).

Di awal musim, Liverpool pernah membekuk Arsenal 4-3. Di bulan November, mereka sempat di puncak klasemen setelah pesta gol 6-1 ke gawang Watford.

Namun kekalahan 1-3 dari Leicester yang baru ditinggal pergi pelatihnya, menambah derita Liverpool yang baru menang dua kali dari 12 laga di tahun ini.

“Saya bukan badut. Saya tidak selalu tertawa seperti orang gila. Saya orang normal,” ujar Klopp seperti dikutip dari laman Mirror.

Maksud Klopp, dia bukan tipe pelatih yang bisa menyembunyikan suasana hatinya, di saat timnya menang atau kalah. “Mengapa saya harus dalam suasana hati yang sama seperti di awal musim? Kami tidak bisa menyembunyikan masalah yang sedang kami miliki,” katanya.

Saat ini Liverpool pelan-pelan menjauh dari zona Champions. Dari 26 laga, Jordan Henderson cs mengumpulkan 49 poin dan berada di posisi kelima.

Di posisi keempat (batas akhir zona Champions/playoff), nangkring Arsenal dengan 50 poin, baru melakoni 25 pertandingan. Posisi Liverpool juga terancam si peringkat keenam, Manchester United yang mengumpulkan 48 poin dari 25 laga. “Saya harus meyakinkan tim agar 100 persen optimistis lagi,” tandas Klopp.

(adk/jpnn/PE)

News Feed