Dr. Rijal Nakhodai Kerukunan Keluarga Bulukumba di Palu Sulteng

  • Whatsapp
Dr. Ahmad Rijal Arma. Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PALU– Sebanyak seratusan orang warga Palu  asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, berkumpul untuk melakukan musyawarah  pembentukan Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB).  

Musyawarah dilaksanakan Minggu (27/3/2022) di kediaman Arsyal Dini, S.H Jalan Merpati II Palu. Hadir para sesepuh perantau Bulukumba seperti Ir. Arif DM, Prof. Dr. Rosmala Nur, Dr. Ansar Pasigai, Dr. Ir. Zaenal Sirajuddin, Dr. Irwan Said, politisi muda yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sulteng, Yahdi Basma, S,H,  dan sederet tokoh lainnya. Mereka merupakan perwakilan perantau  yang tinggal di Kota Palu.  

Bacaan Lainnya

Musyawarah pembentukan KKB diawali dari adanya kerisauan dari sesepuh perantau asal Bulukumba.

“Banyak warga Palu yang berasal dari Bulukumba, namun tersebar dan belum saling mengenal. Ada kerukunan-kerukunan, namun sifatnya masih per wilayah kecamatan asal di Bulukumba atau bahkan sifatnya masih rumpun keluarga,” urai Ir. Arif DM. Hal yang sama diungkap oleh Dr. Ir. Ansar Pasigai. Ia menegaskan pentingnya untuk berkumpul agar saling mengenal dengan mengabaikan kedudukan, jabatan, tingkat pendidikan dan lainnya. “Kita adalah perantau, kita harus saling membantu dan tolong menolong,” ujarnya.

Pelaksanaan musyawarah berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, diawali dengan laporan Ketua Panitia oleh Muh, Arsum, S.H.M.H, dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib musyawarah oleh Sekretaris panitia,  Muh. Jaldi, S.IP.  Pelaksanaan pemilihan Ketua KKB dipimpin langsung Yahdi Basma, S.H.

Secara aklamasi peserta musyawarah memilih Dr. Ahmad Rijal Arma, S.E.,M.M sebagai ketua Dewan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Bulukumba di Palu periode 2022-2027.  

Dr. Rijal sendiri merupakan birokrat yang telah berkarir selama 25 tahun di Pemerintah Kota Palu. Mayoritas peserta memilihnya dengan pertimbangan  sosoknya yang dianggap mampu menjadi perekat dan membangun networking agar tercipta kohesivitas, solidaritas, dan soliditas sesama perantau Bulukumba yang bermukim di Tanah Kaili.

Dr. Rijal, selaku ketua KKB Palu terpilih menguraikan musyawarah pembentukan KKB di Palu mengusung tema KKB Kota Palu siap bersinergi membangun Palu dalam bingkai Mabbulo Sibatang, A’lemo Sibatu. Mali Sipappe, Tallang Sipahua. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi dengan adanya kepedulian warga Palu yang berasal dari Bulukumba untuk ikut serta membangun Palu karena dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita adalah masyarakat Palu yang kebetulan berasal dari Bulukumba.

Mabbulo Sibatang, A’lemo Sibatu. Mali Sipappe, Tallang Sipahua bermakna perlunya persatuan, kekompakan, dan jangan bercerai berai untuk saling tolong menolong dalam kesusahan. Kalimat tersebut, merupakan diksi yang berasal dari Bahasa Bugis dan Bahasa Konjo, mengingat keseharian masyarakat Bulukumba menggunakan dua bahasa yakni Bahasa Konjo dan Bahasa Bugis. (***/bid/paluekspres)

Pos terkait