Rabu, 12 Agustus 2026

Solusi Harga Beras

Nur Sangadji. Foto: Istimewa

(Mari memulainya dari konsumsi )

Bagian ke Dua

By, Nur SANG ADJI

Kompilasi atas tulisan Saleh Awal dengan judul .. “Kenaikan harga beras dan tantangan perekonomian Indonesia”.

————
Mengapa harus dari konsumsi. Alasannya sederhana sekali. Kalau tidak banyak lagi orang Indonesia konsumsi nasi. Maka, kita tidak perlu susah susah menyediakan beras yang banyak. Tapi, bagaimana caranya..?

Ajari generasi tentang bahaya konsumsi nasi berlebihan. Juga, tentang manfaat pangan non beras. Sebagai contoh, nasi akan memicu gula yang beresiko diabetes. Sementara, pangan non beras seperti sagu memiliki ketahanan pati (resistance Starch) tinggi. Amat bermanfaat terutama, untuk detoksifikasi bagi kesehatan usus.

Begitu juga, mempromosikan sayur dan buah buahan. Ini semua selain mengerem konsumsi nasi. Bermanfaat juga untuk pemenuhan gizi yang seimbang. Dengan begitu, berguna untuk tujuan kesehatan.


Pengetahuan yang menggugah kesadaran pangan sehat ini harus dimulakan sejak sekolah dasar. Diikuti dengan revitalisai sejumlah program penunjang. Misalnya, program diversifikasi pangan.

Semboyan “one day no rice” atau two days no rice. Harus didengungkan ulang dan terus menerus melalui kampanye berstruktur.

Tindakan ini diharapkan dapat menurunkan konsumsi perkapita beras kita. Bila angka ini telah turun maka pacuan produksi untuk penuhi permintaan menjadi makin ringan.


Hal berikut berkaitan dengan suplai alias penyediaan. Hal yang ini berkaitan dengan tingkat produksi. Setiap tanaman punya potensi produksi optimal. Misalnya kalau ada daerah di Indonesia mampu mencapai 8 ton gabah kering per hektar. Dan, di tempat kita hanya mencapai 4 ton saja untuk varietas yang sama. Berarti, masih ada potensi produksi 4 ton yang bisa kita genjot.

Periksa segera sarana produksi dan sistem usaha taninya. Pastikan masalahnya ada di mana ? Apakah pada ketersediaan bibit, pupuk dan pestisida ? Atau, pada lahan dan irigasi ? Dan atau, pada aspek hilir berkaitan dengan pemasaran ?

Saat artikel ini saya tulis, di radio saya dengar pernyataan petinggi di Jakarta. Katanya, harga beras naik karena harga gabah di tingkat petani melambung tinggi. Angka standar yang harusnya 5000 an, menjadi sekitar 8000 an. Inilah yang memicu meroketnya harga di tingkat konsumen.


Saya merenung dalam kesedihan. Bukankah, kalau harga beras di tingkat petani naik, itu bagus bagi picuan produksi. Bukankah selama ini nasib petani kita seperti sapi perah ? Membanting tulang menyiapkan pangan untuk kita, tapi menderita dalam perolehan imbalan harga ? Karena itu, nilai tukarnya (NTP) selalu rendah ?

Pemerintah tentu akan berfikir menyeluruh. Karena selain memperhatikan kesejahteraan petani sebagai produsen, juga daya beli masyarakat sebagai konsumen. Namun dalam fakta, kebijakan terkadang tidak seimbang.

Misalnya, kebijakan “Floor and Ceiling Price”, harga bawah dan atas pada gabah petani. Dikontrol ketat. Sementara harga Saprodi, bibit, pupuk, pestisida. Dan atau, harga alsinta yang tidak punya batas atas bawahnya. Membuat petani tercekik. Tidak boleh jual harga gabah mahal. Tapi, dipaksa membeli sarana produksi yang harganya naiknya semaunya. Belum lagi mereka harus berhadapan dengan jebakan tengkulak. Jadi, kita butuh kehadiran pemerintah secara adil untuk semua secara konsisten. Tanpa itu, semuanya sia-sia. Sayaaang sekali. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia