Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Gila! Tahanan Unggah Foto Lagi Pesta Miras di dalam Sel

SIDOARJO, PE – Sejumlah foto dari akun ’’Petek Kelorok’’ menjadi viral di media sosial. Maklum, foto-foto itu memperlihatkan sejumlah tahanan di Mapolresta Sidoarjo yang tengah berpesta minuman keras (miras). Salah satu di antara tahanan tersebut adalah Puguh Prasetyo alias Kebo, 25, pelaku teror lempar batu di Jalan Sarirogo, Agustus tahun lalu.

Foto-foto tersebut diunggah di Facebook pada 10 Desember 2016. Dari foto itu, Puguh terlihat duduk di depan kamar mandi. Wajahnya menunduk melihat botol miras yang tergenggam. Caption fotonya pun cukup menantang. Akun tersebut menuliskan: masio ng penjara yo sek isok ngombe mensen (meski di dalam penjara, masih tetap bisa minum miras, Red).

Lalu, dalam foto lainnya yang di-posting pada 25 November, Puguh tampak duduk di depan belasan bungkus rokok. Puguh juga menempelkan sebatang rokok di mulutnya.

Tentu, foto-foto tersebut menarik perhatian. Sebab, bagaimana mereka bisa mengunggah foto itu ke medsos? Artinya, ada HP berkamera di dalam ruang tahanan. Juga, terdapat botol minuman dan rokok di dalam foto-foto tersebut yang sejatinya dilarang keras masuk ke tahanan.

Posting-an sejumlah foto di akun kontroversial itu pun mendapat komentar dari pembaca. Di antaranya, menanyakan bagaimana miras bisa masuk ke ruang tahanan. Ada juga akun yang meragukan keaslian miras yang difoto. Namun, keraguan itu ternyata juga dijawab pemilik akun. ’’Masih segel bos.’’

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Muhammad Anwar Nasir tidak menampik adanya foto-foto tersebut. Dari hasil pendalaman sementara, pengambilan gambar memang berlokasi di ruang tahanan mapolresta. ’’Kejadiannya Desember. Saat kami cek, tahanan itu kini sudah berada di lapas,’’ ucapnya Selasa (21/3).

Anwar menjelaskan, malam setelah foto itu diunggah, pihaknya langsung melakukan razia. Petugas menemukan beberapa telepon seluler. Namun, Anwar membantah adanya pesta miras di dalam ruang tahanan mapolresta. Dia menjelaskan, tahanan di dalam foto itu mengaku mengambil botol di bak lama yang sudah usang. Letaknya di sudut ruangan.

’’Dari mana belum bisa dipastikan. Yang bersangkutan hanya mengaku menemukan di dalam,’’ jelas mantan Kapolres Nganjuk itu.

Anwar menegaskan, botol miras di dalam foto tersebut tidak berisi. Dasar yang menguatkan adalah keberadaan Puguh yang hanya seorang diri di dalam foto. Adapun foto tahanan lain yang membawa botol minuman berada di frame lain. ’’Botolnya sudah lama di ruangan,’’ lanjutnya.

Dari kejadian itu, perwira dengan tiga melati di pundak tersebut berjanji semakin menggiatkan razia dadakan di ruang tahanan. Kegiatan itu berbeda dengan razia rutin yang berlangsung pada pagi dan malam saat pergantian penjagaan. ’’Barang bawaan pengunjung juga diperketat,’’ jelasnya.

Atensi untuk mengawasi para tahanan, lanjut Anwar, sebenarnya dilakukan sejak dulu. Sejumlah barang terlarang tidak boleh dibawa masuk. Termasuk handphone dan rokok. ’’Di polsek jajaran juga diberi atensi. Jangan sampai ada handphone yang masuk, apalagi dibuat selfie. Jika ada oknum anggota yang main-main, sanksi disiplin sudah menanti,’’ tegas perwira polisi asal Makassar itu.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Manang Soebeti menambahkan, Puguh dipindah ke Lapas Kelas II-A Sidoarjo pada 27 Desember 2016. Artinya, foto tersebut memang diunggah saat dia masih berstatus tahanan mapolresta. ’’Beberapa kali razia kita memang menemukan handphone. Saat itu di ruangannya juga ada temuan,’’ paparnya.

Manang menjelaskan, telepon seluler itu ditemukan di sudut-sudut ruangan yang tersembunyi. Bukan di tangan para tahanan. Nah, ketika ada temuan barang terlarang oleh petugas, para tahanan kompak tidak mengakui. ’’Beberapa ada yang ditemukan di gantungan baju. Nggak ada yang mengakui,’’ ucapnya.

Sebagaimana pernah diberitakan, Puguh juga pernah membuat gaduh dan keresahan. Dia adalah salah seorang pelaku teror lempar batu di Jalan Sarirogo, Wonoayu. Selain meringkus Puguh, polisi membekuk M. Nur Romadhon, 20. Keduanya adalah warga Dusun Lumbang, Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu. Dua pelaku dibekuk Satreskrim Polresta Sidoarjo pada awal September 2016.

Saat itu, Puguh bersama sejumlah anggota Geng Tang yang terhimpun dalam Gabungan Anak Nakal Sawocangkring (Ganas) lebih dulu berpesta miras. Setelah itu, mereka berputar-putar dengan membawa batu paving untuk mencari geng motor lain. Nah, ketika melintas di Jalan Sarirogo, Puguh berpapasan dengan Mobilio bernopol W 4125 ZH . Tersangka lalu melempar batu ke arah mobil tersebut hingga kaca depannya pecah.

Kedua pelaku kemudian melanjutkan perjalanan ke utara. Ketika sampai di pertigaan Luwung, mereka berpapasan dengan Toyota Avanza silver bernopol L 1522 XV yang dikemudikan Muhammad Mustofa. Lagi-lagi, para tersangka melempari mobil tersebut. Karena lemparan itu, pengemudi yang merupakan ustad di Ponpes Ahlusshofa Walwafa, Wanoayu, mengalami luka. Mobilnya menabrak tiang listrik. Korban meninggal setelah dirawat di rumah sakit.

(Fajar/JPG)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam