DPRD Parimo Akan Gelar RDP Soal Pasien Meninggal di Lift RSUD Anuntaloko Parigi

  • Whatsapp
Wakil ketua DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh.(Foto - Aswadin/Palu Ekspres).

Parimo, PaluEkspres.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong (Parimo) akan mengundang pihak RSUD Anuntaloko Parigi pada rapat dengar pendapat (RDP) terkait kejadian pasien terjebak dan meninggal di dalam lift rumah sakit.

“Komisi IV DPRD harus undang RSUD Anuntaloko Parigi untuk hadir rapat dengar pendapat (RDP),” ujar Wakil Ketua DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh, di Parigi, Senin (26/2/2024).

Bacaan Lainnya

Menurut Alfres, penting mengundang pihak RSUD Anuntaloko Parigi dalam rapat dengar pendapat, supaya informasi soal kejadian pasien terjebak hingga meninggal dunia di lift tersebut tidak simpang siur.

Selain itu, untuk mengetahui titik permasalahannya agar bisa segera dibenahi supaya kejadian serupa tidak lagi terulang kembali.

“Memang pasien tersebut, sepengetahuan saya sakit parah karena berasal dari daerah yang sama dengan saya. Tapi, langkah ini untuk perbaikan ke depan,” kata dia.

RDP juga kata dia, harus memastikan bahwa perawatan lift telah dilakukan secara berkala oleh Rumah Sakit Anuntaloko Parigi.

Apalagi kata Alfres, gedung rawat inap RSUD Anuntaloko Parigi berlantai empat itu pernah terdampak bencana gempa bumi 28 September 2018.

Dengan demikian, bisa memungkinkan terjadi gesekan yang menyebabkan lift tidak berfungsi dengan baik usai dihantam bencana gempa bumi kala itu.

“Lift memang akses alternatif paling cepat untuk pasien dalam kondisi gawat. Tapi kalau sudah tahu kondisinya tidak baik harusnya jangan digunakan,” ujarnya.

Alfres berharap, kejadian seperti itu tidak lagi terulang, agar tak menimbulkan kesan kelalaian terhadap pelayanan di RSUD Anuntaloko Parigi. (asw/paluekspres)

Pos terkait