Wow! Peserta BPJS Palu Menunggak Rp12,8 Miliar

  • Whatsapp
adv

PALU, PE – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu Gerry Adhikusuma menyebut ada sekitar Rp12.8miliar tunggakan iuran peserta mandiri yang belum terbayar. Mayoritas peserta mandiri itu berada di Kota Palu.

“Kami sangat berharap peserta ini segera melunasi tunggakan,”ungkap Gerry, dalam sebuah kegiatan media gathering BPJS Kesehatan, Senin 27 Maret 2017 di Palu.

Bacaan Lainnya

Gerry menjelaskan, metode yang digunakan BPJS Kesehatan dalam sistem jaminan kesehatan nasional (JKN) adalah sistem gotong royong.

“Kalau ada tunggakan, maka akan ada mekanisme yang terganggu,”jelasnya.

Pihaknya sendiri beber Gerry, sudah berusaha menagih langsung ke personal peserta. Namun sejauh ini, upaya yang dilakukan masih persuasif. “Yang kami ingin ada kesadaran,”ujarnya.

Berbeda halnya kata Gerry jika tunggakan berasal dari peserta karyawan atau pegawai sebuah perusahaan. Pihaknya akan melibatkan unsur kejaksaan untuk membantu proses penagihan ke perusahaan bersangkutan.

“BPJS Kesehatan memang menjalin MoU dengan pihak kejaksaan,”jelasnya.

Dibagian lain Gerry menyebut pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan baik terkait administrasi maupun layanan di fasilitas kesehatan (Faskes) kerjasama BPJS kesehatan.

“Tahun ini kami canangkan tahun Faskes. Ini untuk mencapai target indeks kepuasan peserta, dan kepuasan faskes,” sebutnya

Menurutnya, BPJS Kesehatan Cabang Palu kini telah menyediakan mobile service untuk mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Sepekan sekali, layanan mobile itu mengunjungi keluraha-kelurahan di Kota
Palu untuk sosialisasi maupun pelayanan.

Sementara untuk memudahkan layanan pembayaran iuran, pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan 1.1000 agen Bank Negara Indonesia (BNI) yang tersebar di wilayah Kota Palu.

“Bahkan kami juga mengandekan datangi rumah-rumah masyarakar untuk menyosialisasikan tentang BPJS Kesehatan,”urainya.

Pelayanan BPJS Kesehatan menurutnya kini juga telah dikembangkan pada sistem klaim asuransi kecelakaan pengendara. Kerjasama itu dijalin dengan pihak Kepolisian.

“Adapula rencana menjalin kerjasama dengan pihak perhotelan. Peserta BPJS Kesehatan nantinya akan mendapat discoun ketika menggunakan layanan perhotelan,”demikian Gerry.

(mdi/Palu Ekspres)

Pos terkait