Hmmm…Mahasiswa Indonesia di Inggris Kena Kasus Pedophilia

  • Whatsapp

PALU EKSPRES, NEWCASTLE – Seorang mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Universitas Northumbria, Newcastle, Inggris, menjalani sidang dalam kasus pedophilia. Pelajar berusia 21 tahun bernama Fakhri Anang itu menjalani sidang setelah masuk jebakan Guardian of the North.

Guardian of the North adalah grup undercover yang berpura-pura menjadi remaja di internet demi menangkap para pedophilia yang ingin melakukan hubungan seksual dengan anak-anak.

Bacaan Lainnya

Fakhri masuk perangkap dengan dengan beranggapan dia akan berkencan dengan bocah lelaki berusia 14 tahun. Dalam sidang tersebut, mahasiswa jurusan komunikasi massa itu diceritakan ngobrol dengan anak lelaki bernama Zen.

Yang Fakhri tidak tahu, Zen adalah tokoh rekaan buatan Guardian of the North. Tetapi, pikiran Fakhri memang sudah kotor. Tidak menunggu lama, Fakhri meminta Zen untuk mendatanginya dan melakukan tindakan seksual. Dia meminta Zen menghisap penisnya.

Menggunakan nama palsu Alexander, Fakhri terus merayu Zen. Padahal, Zen sudah mengatakan kalau dia masih berusia 14 tahun. Fakhri tidak peduli. Dia bahkan akan membayar ongkos taksi bila Zen datang ketempatnya.

Mahasiswa berusa 21 tahun yang menjalani tahun terakhir sekolahnya itu kemudian memberitahu Zen alamatnya dan meminta Zen segera datang. Namun impian Fakhri untuk berhubungan dengan Zen berujung kantor polisi.

Anggota Guardian of the North lah yang mucul di depan Fakhri. ”Saya minta maaf, saya minta maaf. Jangan telepon polisi. Saya butuh seks,” kata Fakhri kepada kelompok itu.

Pos terkait