Kamis, 3 September 2026
Opini  

Daring atau luring?

Dr. Irwan Lakani. Foto: Istimewa

Dr. Irwan Lakani, S.P., M.Si. (Penulis adalah dosen Fakultas Pertanian Universitas Tadulako)

HARI Senin (25/10/2021) perkuliahan tatap muka secara luring atau langsung terbatas telah dimulai di Universitas Tadulako. Boleh dikata dari tatap muka menjadi tatap badan. Dari hanya saling menatap wajah di depan layar gawai menjadi seutuhnya bisa melihat badan di ruang kelas.

Tentu bagi mahasiswa lama yang merindukan sejak lama bisa ketemu teman-teman kuliah akan merasa senang. Bagi mahasiswa baru, yang saya maksudkan Angkatan 2020, ini merupakan pengalaman pertama bertemu teman di kelas.

Mahasiswa yang mulai kuliah tahun 2020 dan 2021, adalah mahasiswa Angkatan C-19, mahasiswa yang ujian kelulusannya di SMA/SMK “terbantu” oleh wabah corona sehingga lebih mudah lulusnya, mungkin.

Begitu masuk kuliah pun, merasakan kuliah yang tidak begitu ketat baik masuk kelasnya maupun praktikum dan ujian-ujiannya.

Suasana yang serba dimudahkan ini akan segera beralih menjadi suasana yang agak disiplin. Mengapa masih agak, belum sangat disiplin? Karena pertemuannya masih terbatas fifty-fifty antara Nomor Induk Mahasiswa genap dan ganjil.
Saat mahasiswa berstambuk genap, istilah Belanda yang masih dipakai stamboek, masuk kelas, mahasiswa stambuk ganjil masih bisa santai kuliah dari kos-an atau rumah.

Setelah lebih dari setahun sejak April 2020 lalu perkuliahan langsung dipending, ruang-ruang kuliah mulai dibuka pada akhir bulan ini. Ruang kuliah yang tadinya bak ruang berhantu kini akan dipenuhi suara para dosen yang akan unjuk ilmu, ditambah sedikit suara mahasiswa yang terbata-bata menjawab pertanyaan.

Menghadapi suasana yang berbeda itu, perlu kerja ekstra bagi dosen untuk menjadi fasilitator mahasiswa pada proses pembelajaran, agar mahasiswa bisa menggali potensi ilmunya sendiri.
Model pembelajaran Student Center Learning (SCL), memang menghendaki dosen bukan lagi semata-mata sebagai sumber ilmu. Ilmu bisa diperoleh dari berbagai sumber, apalagi zaman IT sekarang ini dengan mudah bisa diperoleh dari ujung jempol di gadget.

Pada awal perkuliahan daring, saya sempat melakukan jajak pendapat secara daring untuk tahu apakah mahasiswa lebih senang kuliah daring atau luring. Istilah daring dan luring ini sendiri mulai berkembang sejak pandemi untuk membedakan kuliah lewat fasilitas internet dalam jaringan (Daring) dan kuliah di kelas dengan sebutan luar jaringan (luring).

Hasil jajak menunjukkan bahwa tidak kurang dari 87% mahasiswa lebih menyenangi kuliah luring dibanding kuliah daring. Mengapa mahasiswa lebih senang kuliah luring? Alasan yang dikemukakan dikarenakan lebih sulit memahami penjelasan dosen saat kuliah daring karena keterbatasan waktu perkuliahan dan kuota internet.

Saat itu untuk kuliah daring, mahasiswa masih membeli sendiri kuota internet, berbeda dengan saat ini sudah disubsidi oleh Kemendikbud Ristek.

Alasan lain yang disampaikan mahasiswa adalah keterbatasan untuk berdiskusi sesama teman, saling bertanya tentang materi perkuliahan menjadi serba terbatas. Hal lainnya adalah kemampuan peningkatan keterampilan melalui praktikum menjadi berkurang. Ini disebabkan bahwa praktek secara langsung di laboratorium atau di lahan dengan dibimbing dosen dan asisten terhenti.

Memang praktikum masih bisa berlangsung dengan dibimbing secara daring oleh asisten untuk dikerjakan di rumah, namun mahasiswa masih belum begitu sreg. Komentar mereka sedangkan dijelaskan secara langsung di kelas belum bisa paham, apalagi dijelaskan secara tidak langsung.

Tentulah mengubah kebiasaan tidaklah mudah, perlu waktu karena kita terbiasa ber-evolusi dibanding ber-revolusi. Beda halnya dengan para pejuang kemerdekaan yang lebih menyukai revolusi dalam mengubah kondisi terjajah. Kondisi sekarang lebih susah mengubah zona nyaman menjadi zona tidak nyaman. Sudah nyaman dengan belajar luring tiba-tiba menjadi daring.

Pertanyaan sekarang adalah, setelah lebih setahun dengan belajar daring, apakah mahasiswa sudah merasa nyaman dengan cara itu? Tentu untuk menjawab pertanyaan ini, saya perlu melakukan jajak pendapat, tapi belum sekarang nanti sepekan atau dua pekan setelah model hybrid ini berlangsung.***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam