oleh

Taufik Attamimi, Penganut Syiah yang Hina Habib Rizieq

PALU EKSPRES, POSO – Taufik Umar Attamimi telah meminta maaf secara tertulis setelah melakukan penghinaan terhadap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Ia diketahui sebagai seorang penganut Syiah.

Hal itu terungkap setelah FPI mendatangi kediaman Taufik Umar di Kabupaten Poso, di mana di situ ditemukan beberapa buku yang bertema Syiah.

Buku-buku Syiah itu kemudian diserahkan kepada polisi. Buku itu cukup banyak. Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto, mengatakan jumlahnya satu dus.

“Buku itu ditemukan oleh kelompok FPI di kediaman Taufik Umar. Kemudian buku itu diserahkan ke pihak kepolisian,” kata Kapolres.

Terkait dengan hinaan Taufik Umar, polisi tidak melakukan proses. Sebab kedua belah pihak tidak lagi mempersalahkannya dan tidak membawa ke jalur hukum, sehingga kasusnya dianggap selesai.

Selain mengeluarkan hinaan yang menyebut sebagai Habib Rizieq sebagai “Singa yang lari”, ternyata setelah ditelusuri, hinaan dari Ustaz Taufik Umar terhadap Imam Besar FPI itu sangat banyak.

Dalam akun Facebook miliknya yang diberi nama Taufik Umar Attamami dia juga kemudian menuliskan jika para pengikut Habib Rizieq Shihab adalah munafiqin.

“Pendukung Habib Rizieq siapapun orangnya adalah nyata2 Munafiqin, Pengkhianat Islam dan NKRI. Kami berlepas dari mereka” tulisnya di kolom komentar.

Selain itu, Ustaz yang merupakan w-arga Kabupaten Poso ini juga menuliskan jika Habib Rizieq dihabibkan para Wahabi. “Habib Rizieq dihabibkan para pembenci Habaib (Wahabi). Apa anda tidak curiga?” tulisnya.

Masih ada lagi, dia menuliskan hinaan yang lain juga. “Bagi saya, Habib Rizieq adalah Imam Sholat yang sudah kent*t. Berma’mum dibelakangan Batal dan Tidak Sah”.

Meski demikian, kasus hinaan ini telah dianggap selesai. Taufik Umar dimaafkan oleh pihak yang merasa dirugikan. Tidak lagi mempersalahkannya dan tidak membawanya ke jalur hukum.

(pojoksatu/fajar)

News Feed