Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kadis Kelautan dan Perikanan Jadi Konsultan FAO

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulteng, Dr. Hasanuddin Atjo

PALU EKSPRES, PALU – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, Dr. Hasanuddin Atjo per tanggal 7 Juli 2017 secara resmi melaksanakan tugas sebagai konsultan Internasional pada Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), sebuah lembaga PBB yang menangani Pangan dan Pertanian, di Kamboja per tanggal 7 Juli 2017.

Fokus dari misi sebagai konsultan Internasional tersebut, adalah melakukan transformasi teknologi “shrimp farming biofloc system; seed production and health management implementation” kepada staf/teknisi di lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Pertanian Kamboja, Pelaku Usaha dan Masyarakat.

Dalam melaksanakan tugasnya, Hasanuddin Atjo didampingi oleh tiga orang counterpart lokal, yaitu Chan Dara KHAN (membantu implementasi shrimp farming biofloc system), Em Thearith (Seed Production) dan Phen Buntheoun (Health Management). Hasanuddin Atjo akan bertugas terbagi ke dalam beberapa misi kunjungan, yakni sebanyak 40-50 hari kerja dalam durasi kontrak dua tahun, terhitung mulai Juli 2017 hingga Desember 2018.

Hasanuddin Atjo menceritakan, bahwa sewaktu hal ini disampaikan kepada Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola, Gubernur memberikan respon positif dan dukungan penuh.

“Sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, kita bangga karena ada staf saya, pejabat daerah yang diminta menjadi konsultan Internasional FAO-PBB,” kata Hasanuddin Atjo, menirukan ucapan Gubernur.

Karena itu Hasanuddin Atjo secara pribadi mengucapkan terimakasih dan penghargaan setingi-tingginya kepada Gubernur Sulawesi Tengah, atas dukungan dan memberikan izin menjadi konsultan Internasional, guna membantu masyarakat Kamboja dalam upaya pengembangan budidaya perikanan, khususnya komoditas udang.

Dalam melaksanakan misi pertama di Kamboja, dilaksanakan survey dan pengamatan selama 7 hari dan selanjutnya menyusun program untuk dua tahun ke depan dan di presentasekan di hadapan pejabat FAO Perwakilan Kamboja.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital