oleh

Kubu Longki Andalkan Pengalaman, Cudi Fokus Ekonomi Kerakyatan

SIAP ADU CERDAS – Dua kandidat siap adu argumen pada debat putaran dua, malam nanti.

Debat Kandidat Putaran Dua
PALU, PE –  Debat putaran kedua pemilihan gubernur Sulteng akan digelar malam nanti, Rabu 4 November.  Debat yang digelar  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulteng itu seperti biasa akan dilaksanakan di salah satu hotel di Palu. Kubu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Drs H Longki Djanggola dan H Sudarto SH MHum, dan pasangan Rusdi Mastura- Ihwan Datu Adam, keduanya mengaku sudah siap mengikuti debat tersebut.

Dihubungi Palu Ekspres, calon Gubernur Sulteng, Rusdi Mastura  mengatakan sudah siap dan telah menguasai materi. Ia mengaku akan saling mengisi dengan pendampingnya Ihwan Datu Adam dalam acara debat nanti malam.  “Saya sudah siap dan menguasai debat nanti. Saya dan pak Ihwan akan saling membantu,”  ujar Rusdi Mastura dihubungi Palu Ekspres, Selasa 3 November.

Rusdi mengatakan bahwa debat kandidat di putaran kedua ini lebih kepada penajaman visi dan misi para calon gubernur dan calon wakil gubernur, sehingga penyampaiannya akan lebih kepada hal-hal mendetail mengenai solusi atas permasalahan yang ada di Sulteng. “Ya pokoknya kita sampaikan program kita visi misi kita, dan solusi akan permasalahan yang ada, ” kata mantan walikota Palu dua periode ini.

Sementara itu, tim pemenangan Rusdi Mastura, Agussalim Faisal Said mengatakan, di debat nanti pihaknya fokus pada visi-misi tentang ekonomi kerakyatan. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan masyarakat akan kehadiran Rusdi-Ihwan di Pilgub bukan hanya untuk meramaikan namun membawa cita-cita rakyat yang ingin sehat, cerdas dan sejahtera.  “Rusdi-Ihwan berkomitmen membawa program ekonomi kerakyatan yang fokus pada cita-cita sehat, cerdas dan sejahtera itu. Kita akan fokus pada debat nanti soal masalah ini, ” kata Agussalim.

Menuju cita-cita itu maka banyak aspek yang perlu dilakukan, salahsatunya adalah mendekatkan birokrasi pada masyarakat, melalui pelayananan yang ramah, cepat dan bebas KKN.
“Kemudian memaksimalkan potensi-potensi SDM yang terkelola dengan kompetitif untuk kesejahteraan rakyat. Ini adalah fokus kami. Intinya adalah kami ingin mewujudkan cita-cita rakyat yang ingin sehat, cerdas dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris tim koalisi Longki-Sudarto, Stiven Sandagang mengatakan kandidat Longki-Sudarto sudah siap menghadapi debat kandidat ini. Saat ini, tim ahli ekonomi dari internal koalisi sedang melakukan penggodokan atas materi yang diberikan oleh KPU yakni menyelesaikan permasalahan di Sulteng.  “Ini sementara lagi pembahasan, ” kata Stifan Sandagang.
Ia yakin kandidat Longki-Sudarto akan menguasai debat kandidat malam ini. Apalagi keduanya merupakan gubernur dan wakil gubernur aktif sekaligus mantan bupati.  ”Pastilah kami menguasai, apalagi keduanya berpengalaman dalam memimpin daerah. Baru-baru ini juga Sulteng mendapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian),” ujarnya.

Masalah WTP kata dia, adalah prestasi yang patut dicatat. Ini mengindikasikan pengelolaan keuangan Pemprov sudah memenuhi standar akuntasi negara. Menurut Stifan, rekam jejak keduanya di bidang pemerintahan dan politik adalah modal bagi keduanya, untuk mengelaborasi tema debat yang membahas tentang bagaimana strategi calon memajukan dan menyelesaikan permasalahan daerah.

Terpisah, Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden memastikan, tidak ada perubahan format debat dalam putaran kedua tersebut.  Menurutnya,  format debat yang telah digunakan pada debat putaran pertama tetap akan digunakan pada debat putaran kedua nanti. Hal itu katanya sudah menjadi pedoman yang ditetapkan oleh KPU RI. “Pedoman debat itu disampaikan ke KPU Daerah melalui surat edaran KPU RI,”sebut Sahran Raden.

Rencananya, debat putaran kedua akan dipandu Rektor IAIN Palu Prof Dr Zainal Abidin MAg. Namun sayang, Sahran tidak bersedia membocorkan isu yang akan dikemukakan pemandu dalam debat tersebut. “Itu pembahasan di tingkat  tim pakar yang kami libatkan,” ujarnya.
Terkait pengamanan, pihaknya kata Sahran menyerahkan sepenuhnya sistem keamanan kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Mapolda Sulteng. “Kalau ada yang ingin dievaluasi, itu tanggungjawab jawab Kepolisian,” jawab Sahran.

Berdasarkan format dalam putaran pertama Selasa 13 Oktober 2015 di Swisbell Hotel Palu, sesi tanya jawab antar kandidat baru akan dilakukan setelah penyampaian program kerja dan visi-misi masing-masing Kandidat. Dalam sesi tanya jawab, Calon Gubernur maupun Calon Wakil Gubernur dibolehkan saling menanggapi pertanyaan yang diajukan masing-masing lawan debatnya. (mg02/mdi)

News Feed