Konhor Jerman Ditransfer Langsung ke Kas Pemkot Palu, Penyaluran Donasi Lewat PMI Berbelit-belit

  • Whatsapp

PALU EKSPRES, PALU– Konsul Kehormatan Republik Federal Jerman, Wolfgang G Kohne menyebut  rumitnya penyaluran bantuan pemulihan bencana melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Dia menilai proses administrasi PMI yang berbelit-belit menyebabkan lambatnya bantuan sampai kepada korban bencana.

Hal itu ia kemukakan di hadapan Wali Kota Palu Hidayat saat akan memberi bantuan donasi kepada korban bencana di Kota Palu Sulawesi Tengah, Kamis 31 Januari 2019 di ruang kerja Wali Kota Palu.

Melalui penerjemah, Wolfgang menyatakan awalnya berencana menyalurkan  donasi melalui PMI. Namun rencana itu urung dilakukan karena prosesnya ia nilai berbelit-belit.

Karena itu pihaknya berinisiatif menyalurkan langsung bantuan yang ia kumpulkan dari donatur di Jerman kepada Pemkot Palu melalui perangkat daerah yang menjadi sektor penanganan bencana.

Adapun pola penyaluran donasi nantinya dilakukan dengan cara transfer ke rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau langsung ke kas daerah Pemkot Palu. Pemkot Palu melalui BPBD cukup mengirimkan nomor rekening BPBD melalui alamat email milik Konsul Kehormatan Jerman.

Apabila dana itu telah masuk rekening, Pemkot Palu kemudian diminta membuat surat keterangan yang menjelaskan bahwa dana telah diterima sebagai pertanggung jawaban pihak Konsul.

“Dengan harapan bantuan ini bisa segera disalurkan kepada masyarakat,”kata Wolfgang sebagaimana penerjemah.

Bantuan itu diharapkan pula dapat dipergunakan sebagaimana mestinya utamanya dalam rangka pemulihan terhadap korban bencana.

Nilai bantuan yang diberikan sebesar 30juta euro atau senilai kurang lebih Rp500juta. Dana itu jelas Wolfgang merupakan donasi yang terkumpul dari  masyarakat Jerman baik dari perseorangan maupun lembaga. Termasuk sumbangan dari relasi relasi Konsul kehormatan di Jerman.

“Jumlah sumbangan masyarakat Jerman bervariasi mulai dari 5euro sampai 50euro,”ujar penerjemah.

Wali Kota Palu, Hidayat menjelaskan, secara umum kondisi Kota Palu berangsur kondusif. Infrastruktur menurut dia perlahan mulai dibenahi meski dengan dana daerah seadanya.

Yang mendesak diupayakan saat ini sebut Hidayat adalah pemulihan ekonomi masyarakat utamanya pelaku usaha kecil. Oleh sebab itu, bantuan Konsul Kehormatan Jerman tersebut rencananya akan digunakan untuk menopang upaya pemulihan ekonomi masyarakat.

Hanya saja kata Hidayat, untuk pemanfaatan dalam waktu cepat kemungkinan sulit dilakukan. Karena terdapat perbedaan regulasi penggunaan anggaran kebencanaan antara Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mekanisme penggunaan anggaran kebencanaan sesuai ketentuan Kemendagri dilakukan setelah terlebih dahulu anggaran itu diintegrasikan kedalam APBD. Sementara mekanisme BNPB, anggaran kebencanaan bisa digunakan tanpa harus perlu diintegrasikan ke dalam APBD.

“Mengenai hal ini kami inginnya dana itu segera dimanfaatkan. Tapi ini akan kami konsultasikan dulu,”pungkas Hidayat.

(mdi/palu ekspres)

Pos terkait