Dituding Politisasi Doa Kiai Maimoen, Ini Tanggapan Kubu Prabowo

  • Whatsapp

PALU EKSPRES, JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaen membantah bahwa kubunya tengah mempolitisasi kesalahan doa dari Kiai Maimoen Zubair. Menurut dia, isu ini menjadi besar karena ulah dari Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang mencoba merevisi ulang doa.

“Sebetulnya tidak ada yang mempolitisasi dari doa Mbah Maimoen. Justru publik menjadi tidak nyaman melihat bagaimana rommy mencoba merevisi dan meninjau ulang doa yang sudah diucapkan mbah Maimoen dan juga udah diaminkan Pak Jokowi,” kata Ferdinand saat dihubungi, Senin (4/2/2019).

Ferdinand mengungkit aksi Rommy yang mencoba ‘mengejar’ kiai Maimoen ke kamar prihadinya untuk mendapatkan pernyataan ihwal dukungan ke Jokowi. Tindakan yang dilakukan alumnus ITB itu dinilai semakin memantik opini publik.

“Rommy berusaha mengejar mbah maimoen sampai ke kamar tidurnya dan tempat istirahatnya untuk meminta statemen bahwa seolah-olah mbah maimoen mendukung pak Jokowi,” tuturnya.

Atas dasar itu, Ferdinand mengaku setuju dengan upaya menghentikan polemik ihwal klaim doa dari Ketua Majelis Syuriah PPP tersebut. Menurutnya, hanya Tuhan yang mengetahui isi hati dari kiai Maimoen.

“Kami meminta semua pihak untuk menghentikan saja polemik ini, kita sudahi saja, doa sudah diucapkan, sudah diaminkan, hanya Tuhan yang tahu, hati dan doa mbah maimoen ke siapa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy angkat bicara terkait ‎tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga elite PPP Kiai Maimoen Zubair mendoakan Prabowo Subianto menjadi pemimpin.

Rommy -sapaan akrab Romahurmuziy- semua pihak harus melihat video yang saat ini viral ini secara utuh. Bahkan dia tidak menyangka masih ada saja oknum yang melakukan editan-editan tersebut.

“‎Kalau kemarin sudah tega mengedit Kiai Ma’ruf Amin yang itu adalah calon wakil presiden dengan gambar sinterklas. Sekarang dilakukan lagi pada Kiai Maimoen Zubair, maka masyarakat bisa menilai bagaimana sebenarnya akhlak 02 ini kepada para ulama khususnya ulama sepuh,” ujar Rommy saat dikonfirmasi, Sabtu (2/2/2019).

Diketahui, beredar sebuah video 38 detik yang mendadak viral saat Kiai Maimoen Zubair alias Mbah Moen sedang memanjatkan doa.

Di video itu tampak Mbah Moen di tangan kanannya memegang kertas berwarna kuning. Sementara tepat disampingnya adalah capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang tampak sedang berdoa mendengarkan doa yang disampaikan Mbah Moen.

Dalam video yang mendada viral tersebut, Mbah Moen memanjatkan doa dan menyebut sosok yang diharapkan menjadi pemimpin Indonesia mendatang. Namun doa itu bukan untuk Jokowi yang tepat berada di sampingnya. Melainkan untuk capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

“Ya Allah, hadza ar-rois hadz rois Prabowo, ij-al ya illahana (Ya Allah inilah pemimpin, inilah pemimpin Prabowo),” ujar Mbah Moen.

(igm/jpc)

Pos terkait