Sabtu, 8 Agustus 2026

Andi Sudirman Jadikan Sulsel Provinsi Pertama Terbitkan RTRW Terintegrasi RZWP3K

Andi Sudirman Jadikan Sulsel Provinsi Pertama Terbitkan RTRW Terintegrasi RZWP3K
Andi Sudirman Sulaiman bersama Fatmawati Rusdi dalam Debat Publik Kedua yang berlangsung di KPU Sulsel, Minggu 10 November 2024/ Foto: Istimewa

PALUEKSPRES.COM, MAKASSAR – Andi Sudirman Bawa Sulsel Jadi Provinsi Pertama Terbitkan RTRW Terintegrasi RZWP3K.

Calon Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 02, Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Tujuannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang, memastikan penggunaan ruang sesuai dengan potensi dan kondisi wilayah. Juga menghindari konflik pemanfaatan lahan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan itu dalam Debat Publik Kedua yang berlangsung di KPU Sulsel, Minggu 10 November 2024.

“Sehingga (dokumen Perda RTRW) akan mengunci terkait persoalan kebijakan pertambangan mineral dan sebagainya. Maka kita perlu melakukan lokalisasi terkait pertambangan itu dilaksanakan”. Demikian Andi Sudirman Sulaiman saat debat kedua calon gubernur Sulsel di Hotel Claro, Minggu (10/11/2024).

“Sehingga kita tidak perlu mengusir sana dan sini, proses banjir dan sebagainya karena kita mengacu RTRW,” tandasnya.

Sebagai informasi, Provinsi Sulsel di era kepemimpinan Andi Sudirman telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022-2041.

Ini menjadi Perda RTRW pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan tata ruang darat dan tata ruang laut atau Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K).

Dengan terbitnya RTRW ini, dapat menjadi acuan dalam mengimplementasikan tata ruang untuk pelaksanaan pembangunan.

Termasuk rencana Kawasan Strategis Provinsi

RTRW ini termasuk rencana Kawasan Strategis Provinsi. Misalnya kawasan agroindustri terpadu parepare dsk, kawasan danau tempe dsk. Termasuk kawasan ekonomi terpadu mamminasata, kawasan pariwisata toraja dsk. Juga kawasan maritim takalar jeneponto, serta perikanan terpadu pangkep, maros, barru sehingga mengakomodir sistem investasi yang lebih tertata.

“Provinsi Sulsel sudah terbit RTRW, selanjutnya RTRW Kab Kota disusun setelah menyusul RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) kabupaten/kota. Proses pembentukan RTRW dan RDTR itu ada tahapannya, pelibatan unsur stakeholder, ujarnya.

Atas terbitnya Perda RTRW itu, Andi Sudirman menerima penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Dengan hadirnya Perda RTRW ini, Sulsel berhasil menurunkan secara drastis angka ketidaksesuaian tatakan dari 47.993 Ha (44,7%) menjadi 1.380 Ha (0,03%).

Paslon nomor urut 01, Danny Pomanto sempat menyebutkan jika karena RTRW Provinsi Sulsel yang lebih dulu terbit, menjadi penghambat RTRW Kota Makassar.

Kenyataannya adalah memang 1 tahun sejak UU CK terbit maka RTRW Provinsi sudah harus dibuat. Selanjutnya 2 tahun berikutnya RTRW Kabupaten/Kota disusun.

Saat ini sudah 11 daerah yang selesai menyusun RTRW Kabupaten/Kota, seperti Kabupaten Takalar, Bone, Maros, Wajo, Lutra dan Bantaeng.

Ada 18 RDTR Kabupaten/Kota juga telah terbit dan menyesuaikan dari RTRW Provinsi Sulsel. (*)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital