oleh

Di Sulteng, 82.218 Pekerja Dicalonkan Menerima BSU

PALU EKSPRES, PALU– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS KK) Cabang Palu telah merekapitulasi jumlah rekening pekerja yang akan dicalonkan sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah, yakni sebanyak 82.218 pekerja.

Asdep Wilayah Bidang Kepesertaan BPJS KK, Zulkarnain Mahading mengatakan, rekapitulasi data tersebut hingga 24 Agustus 2020.

Dengan rincian pekerja di Kota Palu sebanyak 23.405 jiwa, Kabupaten Banggai sebanyak 8.832 jiwa, Morowali 27.599 jiwa, Parigi Moutong 5.095 jiwa. Donggala 2.597 jiwa, Poso 4.875 jiwa, Buol 6.399 jiwa dan Tojo Una-una 3.416 jiwa. Dengan total anggaran untuk subsidi yang digelontorkan selama empat bulan untuk wilayah Sulteng sebesar Rp197.323.200.

“Anggaran berdasarkan data yang terkumpul dapat bertambah jika masih ada penambahan data,” kata Zulkarnain kepada wartawan, Senin 24 Agustus 2020.

Zulkarnain mengimbau agar para HRD perusahan yang belum melengkapi rekening bank agar segera melengkapi data rekening melalui aplikasi SMILE. Atau mengirimkan format excel kepada BPJS KT Cabang Palu sebelum 31 Agustus 2020.

Mengingat kata dia rekapan data rekening pekerja untuk wilayah Sulteng baru mencapai 75 persen. Dia menjelaskan, pencairan BSU tahap pertama akan dilakukan pada sekitar 7,5 juta rekening pekerja yang valid.

“Itu jumlah dari data yang masuk 13,6 juta sesuai informasi dari Kemenaker akan diumumkan pada tanggal 25 Agustus 2020,” katanya. Sebagai informasi pula lanjut dia program BSU merupakan program pemerintah dan didanai dari APBN. Bukan dari dana BPJAMSOSTEK. Dalam kaitan ini BPJamsostek hanya sebagai mitra pemerintah untuk menyediakan data dan rekening pekerja yang memenuhi kriteria Permenaker 14/2020.

Dia menerangkan, salah satu syarat penting untuk menjadi penerima BSU ini yaitu peserta telah terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK selain daripada ASN dan BUMN  per 30 Juni 2020. “Untuk mengecek apakah terdaftar, peserta dapat mengeceknya melalui Aplikasi mobile BPJSTKU atau website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id,” terangnya.

Untuk diketahui, Pemerintah menganggarkan Rp.37,74 triliun untuk program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi 15,7 juta pekerja terdampak Covid-19 sejumlah Rp.600 ribu perbulan per orang selama empat bulan atau per orang akan mendapatkan Rp.2,4 juta.

Salah satu tujuan program BSU ini adalah untuk meningkatkan daya beli masyarakat guna mendukung pemulihan ekonomi nasional, dan diharapkan setelah BSU cair dapat segera dibelanjakan oleh para pekerja yang menerima BSU  untuk kebutuhan sehari hari

Calon penerima BSU ini, antara lain pekerja merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), masuk pada kategori pekerja Penerima Upah (PU), merupakan peserta BPJAMSOSTEK aktif sampai dengan Juni 2020, dan memiliki upah terakhir di bawah Rp5 juta sesuai data yang dilaporkan perusahaan dan tercatat pada BPJAMSOSTEK.
Sebagai informasi tambahan, bahwa 46 Kantor Cabang BPJAMSOSTEK di Wilayah Sulawesi Maluku per 22 Agustus 2020 telah merekap data rekening pekerja sebanyak 427.410 rekening bank peserta dari target peserta aktif yang memenuhi kriteria per 30 Juni 2020 sekitar 568.640  pekerja. Adapun data rekening bank pekerja yang telah divalidasi dari 8 propinsi sebagai berikut, Sulsel 185.766 Sulbar 23.254 Sultra 59.129 Sulteng 82.218  Gorontalo 13.376 Sulut  50.183  Maluku  25.863 dan Maluku Utara 16.842. (mdi/palu ekspres)

Calon Penerima BSU

Kota Palu : 23.405 jiwa
Banggai : 8.832 jiwa
Morowali : 27.599 jiwa
Parimo : 5.095 jiwa
Donggala : 2.597 jiwa
Poso : 4.875 jiwa
Buol : 6.399 jiwa
Touna : 3.416 jiwa

Total: Rp 197.323.200.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed