Minggu, 30 Agustus 2026

Hasto Paparkan Penyebab dan Cara Jitu Cegah Kanker Serviks

Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo dalam acara 'Health Talk' Lindungi Diri dan Keluarga dari Kanker Serviks, Rabu 24 Februari 2021. Foto: Humas BKKBN

PALU EKSPRES, JAKARTA – Saat ini penyakit tidak menular, termasuk kanker menjadi masalah kesehatan utama, baik di dunia maupun di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, terdapat 9,6 juta kasus kematian pada 2018 yang disebabkan oleh kanker.

Jumlahnya meningkat dari tahun 2008 yang tercatat sebanyak 7,6 juta kasus kematian. Diprediksi, kematian akibat kanker pada tahun 2030 akan mencapai 13 juta kasus.

Jumlah kasus baru penderita kanker bahkan menunjukkan angka yang lebih tinggi pada 2018. WHO mempublikasikan terdapat 328.809 kasus baru yang di antaranya terdiri dari kasus kanker payudara (16,7 persen), serviks uteri (9,3 persen), dan paru-paru (8,6 persen).

Di Indonesia, kanker menjadi penyebab dari 207.210 kasus kematian sepanjang 2018. Kanker paru-paru, payudara, dan serviks uteri menjadi jenis kanker yang paling banyak diderita.

Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk, yang diikuti dengan kanker hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk.

Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk yang diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

Demikian Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo dalam acara ‘Health Talk’ Lindungi Diri dan Keluarga dari Kanker Serviks, Rabu 24 Februari 2021.

“Proporsi kasus kanker di RS Kanker Dharmais Tahun 2018. Kanker serviks berada di juara 2 sebesar 10,69 persen dari kasus kanker setelah kanker payudara,”ungkap Hasto.

Insiden kanker serviks sebenarnya dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan primer. Seperti meningkatkan atau intensifikasi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat. Menghindari faktor risiko terkena kanker, melakukan immunisasi dengan vaksin HPV dan diikuti dengan deteksi dini kanker serviks tersebut melalui pemeriksaan pap smear atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam asetat).

Pemicu kanker serviks ujarnya karena kurangnya menjaga kebersihan. Dari 8 faktor, 6 faktornya adalah pelaku seks. Selain merokok karena risik terjadinya kanker mulut rahim.

BKKBN menurutnya selalu berkampanye untuk ‘Three Zeros’. Yaitu hindari seks pranikah, seks pada usia dini sehingga seksnya diatas 20 tahun. Hindari narkotika, karena hampir 100 persen perempuan yang terpapar narkoba menderita kanker serviks.

“BKKBN selalu menjadi sahabat keluarga dan sahabat remaja, oleh karena itu pendekatan para remaja tentang kesehatan reproduksi remaja melalui teman sebaya perlu terus dilakukan, karena remaja kalo diberitahu oleh orangtua tidak akan mendengarkan, tapi apabila diberitahu oleh teman sebaya mereka mendengarkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Achmad Mediana, menjelaskan, setiap perempuan beresiko terkena infeksi HPV onkogenik yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Karen itu, pemberian vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah kanker serviks. Jenis vaksinnya dapat memberikan perlindungan paling lama terhadap HPV yang penyebab kanker.

“Selain itu, vaksinasi harus dilengkapi juga dengan screening yang akan mengurangi resiko kanker serviks dan lebih baik dibanding hanya dengan screening saja dan akan mengurangi jumlah screening abnormal yang akan memerlukan tindak lanjut. Kanker serviks itu satu-satunya kanker yang bisa ketahuan sejak awal, sehingga bisa diciptakan vaksin,”tambah dokter Achmad.

Disisi lain, Department Head of Environment dan Social Responsibility, Astra Bondan Susilo menambahkan.

“Kuncinya adalah pencegahan kanker serviks baik secara primer maupun sekunder dan sebagainya, terutama untuk teman-teman yang akan menikah, yang menjalankan program memiliki anak harus mempunyai awarenes atau kesadaran untuk mencegah terjadinya kanker serviks pada pasangan perempuan atau calon ibu,” imbuhnya.

Acara ‘Health Talk’ ini dilaksanakan secara virtual dan ditayangkan Live Streaming melalui Youtube Channel BKKBN.

Hadir dalam acara ini Deputi Bidang Keluarga Berencana-Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN dr. Eni Gustina, MPH selaku moderator. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2021 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kanker alat reproduksi. (Humas/TWD)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam