oleh

Warga Trans Nelayan Kasimbar Krisis Air Bersih

PARIMO, PE – Warga Dusun Trans Nelayan, Desa Kasimbar, Kecamatan Kasimbar sudah tahunan mengalami kekurangan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus,red) selama ini warga di desa itu hanya mengandalkan air sungai.

Sementara untuk keperluan masak dan minum,  warga harus mengambil dari salah satu mata air yang berada di desa tersebut.

Wilade, salah seorang warga di desa itu menuturkan kondisi itu sudah lama berlangsung.

“Kami sering mengalami krisis air bersih.  Air yang sering kami ambil dari mata air tersebut sangat sedikit. Sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan air bersih ke warga desa secara menyeluruh. Untuk mendapatkan air bersih setiap warga harus rela mengantri berjam-jam,’ tuturnya.

Pengambilan air bersih dimulai dari pukul empat sore hingga pukul tujuh malam.

” Kalau kami ingin mencuci pakaian dan mandi sebagian kami yang tinggal disini pergi ke sungai,’’ujar wilade.

Sebenarnya di desa yang dihuni sekira seratus rumah tangga nelayan itu terdapat tiga buah sumur suntik. Namun, karena debit air sumur-sumur itu yang juga sangat sedikit, sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan air bersih di desa tersebut.

Warga berharap pemerintah segera menyikapi hal ini.

(mg4/Palu Ekspres)

News Feed